BERITA TERKINI
Pemprov Sulteng Tekankan Menu Sehat untuk Ibu Hamil KEK guna Cegah Stunting

Pemprov Sulteng Tekankan Menu Sehat untuk Ibu Hamil KEK guna Cegah Stunting

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan pentingnya menu makanan sehat dan bergizi bagi ibu hamil yang mengalami kurang energi kronis (KEK) untuk mencegah bayi lahir dengan risiko stunting atau tengkes.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Sulawesi Tengah, Herri, mengatakan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) sangat penting dalam mendampingi ibu hamil KEK, termasuk memberikan edukasi kepada keluarga terkait penyajian menu sehat dan bergizi.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Karena itu, pemenuhan gizi seimbang dan penerapan pola makan sehat bagi ibu hamil perlu dilakukan secara konsisten.

Ia menjelaskan, prinsip gizi seimbang mencakup makanan pokok, lauk pauk hewani dan nabati, serta sayur dan buah. Pola makan tersebut dinilai memberi manfaat ganda, yakni meningkatkan nutrisi ibu hamil sekaligus memperkuat nutrisi janin dalam kandungan.

Herri menambahkan, gizi seimbang dan pola makan teratur perlu menjadi kebiasaan sehari-hari. Upaya penurunan stunting, kata dia, dilakukan dengan metode konvergensi, yakni seluruh perangkat daerah bergerak bersama melakukan langkah-langkah intervensi.

Saat ini, Pemprov Sulteng terus menggencarkan edukasi, pelatihan, serta penyusunan menu sehat dan bergizi bagi ibu hamil berisiko KEK kepada TPK di masing-masing kabupaten/kota. Pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan TPK dalam memberikan edukasi, khususnya mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta penyusunan menu sesuai kebutuhan selama masa kehamilan.

Berdasarkan data Pemprov Sulteng, prevalensi stunting di Sulawesi Tengah berada pada angka 24 persen. Pemerintah daerah terus berupaya menekan angka tersebut. Dari hasil pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) 2025, tercatat 129.637 keluarga di Sulawesi Tengah masuk kategori keluarga berisiko stunting.

Untuk mempercepat penanganan, pemerintah daerah menjalankan berbagai pendekatan program intervensi, salah satunya melalui gerakan orang tua asuh cegah stunting (Genting). Herri berharap TPK dapat lebih optimal dalam melakukan pendampingan terhadap keluarga berisiko serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait sebagai bagian dari penanganan melalui konvergensi.