BERITA TERKINI
Pemkot Pasuruan Siapkan Revitalisasi PKL Sultan Agung Jadi Sentra Kuliner Halal Inklusif

Pemkot Pasuruan Siapkan Revitalisasi PKL Sultan Agung Jadi Sentra Kuliner Halal Inklusif

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan berencana mengembangkan kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Sultan Agung menjadi sentra kuliner halal inklusif. Rencana tersebut disebut masih terus dimatangkan.

Proyek revitalisasi kawasan itu ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun depan dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kepala Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, mengatakan pengembangan fisik belum dapat dilakukan tahun ini karena pemkot perlu mematangkan persiapan fasilitas dan sarana pendukung terlebih dahulu.

Menurut Kokoh, sejumlah infrastruktur utama yang akan digarap tahun depan meliputi revitalisasi total trotoar agar ramah bagi disabilitas, termasuk tuna netra dan tuna daksa. Selain itu, pemkot juga menyiapkan penyediaan tempat sampah terpilah, pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta fasilitasi sertifikasi halal bagi para pedagang.

“Pemenuhan fasilitas dan sarana pendukung ini, dilakukan tahun depan dengan melibatkan OPD terkait,” ujar Kokoh, Kamis (24/9/2026).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo yang meminta OPD terkait bergerak cepat. Sejumlah dinas akan berbagi peran, antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP).

Kokoh menyatakan optimistis penataan kawasan PKL itu dapat memberikan dampak berganda bagi perekonomian daerah. Keberadaan fasilitas ramah disabilitas dan jaminan produk melalui sertifikasi halal dinilai dapat meningkatkan kenyamanan konsumen sekaligus menarik lebih banyak pengunjung.