BERITA TERKINI
Pemkab Berau Dorong Kuliner Tradisional Jadi Produk Usaha dan Daya Tarik Wisata

Pemkab Berau Dorong Kuliner Tradisional Jadi Produk Usaha dan Daya Tarik Wisata

Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, berupaya mengembangkan kuliner tradisional tidak hanya sebagai bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga diarahkan menjadi produk usaha yang dapat memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Lomba Ancur Paddas dan Puncak Rasul yang dirangkai dengan Festival Jajanan Tradisional Nusantara di Tanjung Redeb, Berau, Rabu. Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali beragam kuliner khas Berau kepada masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan kuliner tradisional agar memiliki nilai ekonomi.

Menurut Gamalis, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menjaga kuliner khas Berau agar tidak hanya muncul saat festival atau kegiatan seremonial, melainkan juga berkembang menjadi usaha. Ia menilai pengembangan kuliner tradisional dapat melibatkan berbagai sektor, termasuk perhotelan yang dinilai memiliki ruang strategis untuk memperkenalkan makanan khas daerah kepada wisatawan.

Gamalis mendorong hotel-hotel di Berau menyediakan makanan tradisional sebagai salah satu pilihan menu sarapan bagi para tamu. Dengan begitu, wisatawan atau tamu yang datang ke Berau dapat mengenal makanan khas daerah setempat.

Festival tersebut tidak hanya menyajikan jajanan tradisional, tetapi juga memperkenalkan minuman khas Batiwakkal Punch melalui sesi tester. Beragam sajian itu menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan kuliner lokal sekaligus membuka peluang pengembangannya menjadi produk usaha.

Dalam rangkaian kegiatan itu juga digelar lomba Ancur Paddas dan Puncak Rasul dengan kategori organisasi perangkat daerah (OPD) dan umum. Pada lomba Ancur Paddas kategori OPD, Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan meraih juara pertama dengan nilai 325, disusul Dinas Pendidikan 323, serta Dinas Pemuda dan Olahraga dengan nilai 320.

Untuk kategori umum lomba Ancur Paddas, juara pertama diraih PKK Kabupaten Berau dengan nilai 345, kemudian Bankaltimtara 327 dan UPPKA Bunga Matahari 320.

Sementara itu, lomba Puncak Rasul kategori OPD dimenangi Kesbangpol dengan nilai 365, diikuti Sekretariat Daerah 355 dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga 348. Pada kategori umum, juara pertama diraih SMAN 12 Berau dengan nilai 346, Persatuan Wredatama RI Berau 341 dan PKK Kecamatan Biduk-Biduk 330.

Gamalis berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas perlombaan, melainkan menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan kuliner tradisional sekaligus mengembangkan potensi ekonomi dan pariwisata daerah.