Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Kesehatan menggelar gerakan aksi bergizi di sekolah sebagai upaya percepatan penanggulangan stunting pada remaja putri. Kegiatan ini dipusatkan di Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Selasa (28/7).
Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Drs H Imran Mahdin MAg, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia berharap perhatian Pemkab Asahan tidak berhenti pada kegiatan ini, melainkan berlanjut melalui berbagai program pembangunan pendidikan.
Mahdin juga menekankan pentingnya pembinaan menyeluruh bagi peserta didik. Menurutnya, sekolah tidak hanya membekali siswa dengan gizi jasmani, tetapi juga gizi rohani melalui pendidikan agama, dengan harapan lahir generasi yang sehat fisik, kuat mental, dan berakhlak mulia.
Kepala Dinas Kesehatan Asahan, dr Hari Sapna, menjelaskan gerakan aksi bergizi bertujuan meningkatkan kesadaran remaja putri usia sekolah tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat. Program ini mencakup ajakan mengonsumsi tablet tambah darah, membiasakan aktivitas fisik, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Ia menyebut sasaran kegiatan sebanyak 450 siswi tingkat SMP, MTs, dan MA di Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, M Azmy Ismail AP MSi, menegaskan gerakan aksi bergizi di sekolah merupakan bentuk komitmen Pemkab Asahan untuk membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Upaya itu dilakukan melalui pembiasaan konsumsi gizi seimbang serta pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri.
Menurut Azmy, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah deteksi dini terhadap kondisi kesehatan pelajar, sehingga berbagai risiko dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti secara tepat.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bagian dari program hasil terbaik cepat Presiden yang tidak hanya bertujuan mendeteksi penyakit, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar pelajar semakin peduli terhadap kesehatan diri. Dengan kondisi tubuh yang sehat, pelajar diharapkan lebih siap belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita.
Azmy menyoroti pentingnya perhatian pada remaja putri sebagai calon ibu yang perlu dipersiapkan sejak dini agar memiliki status gizi yang baik. Langkah ini diharapkan dapat membantu memutus mata rantai stunting dan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, serta berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, Azmy mengajak pelajar remaja putri untuk disiplin mengonsumsi tablet tambah darah setiap minggu dan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya menjaga kesehatan serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pemberian tablet tambah darah kepada siswi remaja putri oleh Ketua PKK Asahan, Ny Yusnila.