Waktu sore kerap menjadi momen pilihan banyak orang untuk bersantai sambil menikmati hidangan ringan sebelum makan malam. Kebiasaan ini membuat jajanan sore hari memiliki permintaan tinggi dan membuka peluang usaha kuliner, terutama bagi pelaku usaha rumahan yang ingin memulai bisnis dengan modal terbatas.
Beragam jenis camilan—mulai dari jajanan tradisional yang dimodernisasi hingga makanan viral dari berbagai negara—dinilai berpotensi laris pada jam-jam sore. Media sosial turut mendorong tren camilan karena promosi menjadi lebih mudah dan tampilan makanan yang menarik kerap memancing rasa penasaran konsumen.
Berikut rangkuman ide jualan camilan sore yang disebut banyak dicari warga kompleks, dikelompokkan berdasarkan jenisnya.
Camilan viral dan kekinian
Jenis camilan ini diminati karena tampilannya yang menarik dan cepat menyebar lewat media sosial. Beberapa contoh yang disebut antara lain cheese coin cake atau 10 won bread dengan isian keju mozzarella, cokelat Dubai pistachio kunafa, mochi daifuku, tanghulu (buah lapis gula), croffle (perpaduan croissant dan waffle), korean corn dog, dimsum mentai, martabak manis kekinian dengan isian premium, donat bertopping kekinian, serta dessert box dan puding cup.
Inovasi makanan tradisional
Sejumlah jajanan lokal juga disebut tetap diminati ketika dikemas dengan sentuhan baru. Contohnya cireng isi atau cireng jumbo, basreng (bakso goreng) dengan level pedas dan bumbu tabur termasuk versi setengah matang, seblak hot jeletot dengan konsep kepedasan tinggi, gohyong ayam, jasuke (jagung susu keju) dengan topping seperti Oreo atau Milo, es pisang ijo yang sempat viral, ayam geprek dengan level sambal, serta pempek dan batagor.
Camilan sehat dan segar
Tren gaya hidup sehat turut memunculkan permintaan camilan yang dinilai lebih ringan. Pilihan yang disebut meliputi fruit sando (sandwich buah ala Jepang), salad buah premium dengan granola dan yogurt, smoothie bowl, infused water (air detoks buah), keripik bayam atau keripik sayuran, serta pisang oven krispi yang tidak digoreng.
Street food dan fusion
Jajanan bergaya street food dengan sentuhan inovatif juga dianggap berpeluang. Ide yang disebut antara lain sosis bakar atau sosis telur, taco dan nachos ala lokal, sushi roll fusion seperti mentai atau sambal matah, siomay dan batagor, kentang spiral atau french fries, serta telur gulung.
Camilan kering dan tahan lama
Camilan kering dinilai praktis karena lebih fleksibel dijual, termasuk untuk penjualan online dalam kompleks, dan tidak selalu menuntut produksi harian. Contoh yang disebut meliputi basreng mentah (setengah matang), kentang mustofa, abon sapi atau ayam, makaroni pedas kering, keripik singkong atau keripik tempe dengan berbagai rasa, gabus keju, rengginang, kue kacang atau kue kering, serta dendeng sapi.
Jajanan pasar dan kue basah
Kue basah dan jajanan pasar disebut tetap memiliki pasar luas. Beberapa pilihan yang disebut antara lain aneka gorengan (seperti mendoan, tahu isi, hingga bakwan), kue lapis, klepon, lemper, dadar gulung, roti bakar dengan topping manis dan asin, martabak mini, serta kue cubit dan serabi yang kini memiliki banyak variasi topping.
Makanan berat mini untuk pengganjal
Selain camilan, porsi mini makanan berat juga disebut cocok dijadikan pilihan menjelang malam. Contohnya mie ayam atau bakso, nasi uduk atau nasi kuning, pecel lele atau ayam goreng lalapan, soto atau bubur ayam, serta ketoprak atau gado-gado.
Modal, promosi, dan pengaturan produksi
Untuk pemula, beberapa menu seperti jasuke atau basreng mentah disebut dapat dimulai dengan modal sekitar Rp300 ribuan hingga di bawah Rp500 ribuan, karena proses pembuatan yang sederhana dan bahan yang mudah didapat. Dari sisi promosi, pelaku usaha disarankan melakukan riset harga pesaing, memanfaatkan media sosial, dan menyiapkan kemasan yang menarik. Untuk produk yang sedang viral, strategi harga premium disebut dapat diterapkan karena faktor kebaruan dan tingginya permintaan.
Terkait perizinan, usaha rumahan skala mikro umumnya disebut belum memerlukan izin formal, namun pelaku usaha dianjurkan memastikan aktivitas jualan tidak mengganggu lingkungan dan menjaga hubungan baik dengan tetangga. Adapun untuk mengurangi risiko makanan terbuang, sistem pre-order dapat diterapkan: pemesanan dibuka hingga siang hari, lalu produksi dilakukan sore untuk pengantaran atau pengambilan pada kisaran pukul 16.00–18.00.
Pasar warga kompleks dinilai potensial karena kedekatan dan peluang pembelian berulang. Konsistensi rasa, pelayanan, serta inovasi sederhana disebut menjadi faktor yang dapat menunjang keberlanjutan usaha camilan sore.

