OpenAI melakukan perubahan besar dalam strategi bisnisnya dengan menempatkan segmen korporat (enterprise) sebagai pilar utama pertumbuhan mulai 2026. Langkah ini diambil di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan Business-to-Business (B2B), ketika adopsi Large Language Model (LLM) di kalangan perusahaan kian meningkat.
Untuk memperkuat upaya tersebut, OpenAI menunjuk Barret Zoph sebagai pemimpin penjualan teknologi AI kepada klien bisnis berskala besar. Penunjukan ini menandai fokus baru perusahaan dalam membangun kembali posisi di pasar AI korporat yang kompetitif.
Pergeseran strategi ini muncul seiring kekhawatiran atas perubahan peta persaingan. Laporan firma modal ventura Menlo Ventures pada Desember lalu mencatat pangsa pasar OpenAI di segmen enterprise turun dari 50% pada 2023 menjadi 27% pada akhir 2025. Penurunan tersebut menunjukkan tantangan yang dihadapi OpenAI dalam mempertahankan dominasi di kalangan pengguna LLM tingkat perusahaan.
Di saat yang sama, Anthropic dilaporkan memimpin penggunaan LLM di tingkat perusahaan dengan pangsa pasar mencapai 40%, naik dari estimasi 32% pada Juli sebelumnya. Sementara itu, Google melalui Gemini juga terus memperluas adopsi di segmen korporat. Setelah merilis produk enterprise pada musim gugur lalu, pangsa pasar Google naik tipis dari 20% pada Juli menjadi 21% di akhir tahun.
CEO OpenAI Sam Altman juga disebut pernah menyampaikan kekhawatiran melalui memo internal beberapa bulan lalu terkait pertumbuhan Google Gemini yang dinilai mulai menggerus pasar yang sebelumnya dikuasai OpenAI. Dalam konteks ini, penajaman fokus ke enterprise menjadi bagian dari respons perusahaan terhadap dinamika pasar.
Dalam peran barunya, Barret Zoph memikul misi untuk memimpin strategi penjualan AI OpenAI kepada perusahaan-perusahaan besar. Tugas tersebut mencakup upaya meyakinkan klien korporat bahwa solusi AI OpenAI merupakan pilihan yang relevan bagi kebutuhan operasional dan inovasi bisnis.
Upaya ini tidak hanya berkutat pada penjualan produk, tetapi juga membangun relasi dengan eksekutif perusahaan, memahami kebutuhan spesifik, serta menawarkan solusi yang sesuai. Di tengah dominasi Anthropic dan pertumbuhan Google, OpenAI dituntut menyusun pendekatan yang mampu memperkuat kembali kepercayaan pasar dan memperluas jangkauan di sektor B2B.
Perubahan fokus OpenAI ke segmen enterprise menegaskan pentingnya pasar korporat dalam perkembangan ekosistem AI. Persaingan antara OpenAI, Anthropic, dan Google di pasar LLM perusahaan diperkirakan akan terus mendorong lahirnya penawaran AI yang semakin beragam dan relevan bagi berbagai kebutuhan bisnis.
Dengan pangsa pasar yang menurun dan kompetisi yang menguat, strategi enterprise OpenAI serta kepemimpinan Zoph akan menjadi faktor penting dalam menentukan posisi perusahaan di pasar AI korporat pada tahun-tahun mendatang.

