BERITA TERKINI
OIKN Gaet Tiga Investor Baru Senilai Rp1,27 Triliun untuk Hunian, Ritel, dan Kuliner di KIPP Nusantara

OIKN Gaet Tiga Investor Baru Senilai Rp1,27 Triliun untuk Hunian, Ritel, dan Kuliner di KIPP Nusantara

NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengumumkan masuknya tiga investor baru dengan total nilai investasi Rp1,27 triliun. Investasi tersebut akan difokuskan untuk pengembangan hunian, ritel, dan bisnis kuliner di kawasan inti Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN pada Senin, 16 Maret 2026. Tiga perusahaan yang terlibat yakni PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara.

Selain kerja sama dengan investor baru, OIKN juga menandatangani dua adendum perjanjian kerja sama dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia. Adendum tersebut disebut sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi atas komitmen para investor dalam mendukung pembangunan ekosistem perkotaan di IKN. Ia juga menyebut masih terbuka kebutuhan investasi untuk sektor perhotelan, logistik, dan restoran, seiring rencana beroperasinya SMA Taruna Nusantara pada tahun ini serta mulai dibangunnya kawasan yudikatif dan legislatif.

Menurut Basuki, kerja sama yang diteken mencakup pembangunan berbagai fasilitas, mulai dari apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, hingga sport center. Proyek-proyek tersebut ditujukan untuk memperkuat aktivitas ekonomi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.

Basuki menegaskan pemerintah akan memberikan dukungan untuk kemudahan investasi, termasuk percepatan perizinan bagi pelaku usaha. Ia menyatakan OIKN siap membantu kebutuhan yang diperlukan investor, termasuk terkait proses perizinan dan izin mendirikan bangunan.

Salah satu investor, PT Starbright International Investment, direncanakan mengembangkan apartemen suite, restoran, ritel, serta kawasan perkantoran. Proyek tersebut dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal II tahun 2027.