Rasa tidak aman atau insecure dapat dialami banyak orang, dengan bentuk yang beragam. Salah satunya adalah kekhawatiran terhadap penampilan tubuh.
Nabilah O’Brien, pemilik produk perawatan kulit Cheona Skincare, menilai media sosial menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang semakin merasa tidak percaya diri terhadap penampilannya di mata orang lain. Menurutnya, perasaan insecure tidak mudah dilepaskan, terlebih ketika pengaruh media sosial semakin kuat.
Pernyataan itu disampaikan Nabilah dalam talkshow bertajuk “It’s Not Okay to Feel Insecure About Our Body” yang disiarkan langsung melalui akun Instagram @my.kindoflife pada Kamis (19/11/2020).
Ia mencontohkan pengalaman pribadinya ketika diminta membuat kanal YouTube untuk berbagi tutorial penggunaan riasan. Namun, ia memilih tidak melakukannya karena merasa insecure.
Nabilah menambahkan, media sosial kerap mendorong orang untuk mengejar bentuk fisik tertentu seperti yang dilihat pada orang lain. Ia mempertanyakan mengapa rasa tidak aman sering kali dikaitkan dengan fisik, sementara aspek lain seperti pengetahuan jarang menjadi sumber kekhawatiran.
Menurutnya, seseorang yang tidak masuk kategori “cantik” belum tentu tidak menarik. Ia menilai daya tarik juga dapat muncul dari kualitas diri, seperti inner beauty, sex appeal, dan bahasa tubuh yang baik.
Di sisi lain, Nabilah mengungkapkan bahwa dirinya lebih sering merasa insecure pada hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan pribadi, bukan semata penampilan. Ia menyebut, salah satu yang pernah membuatnya merasa tidak aman adalah ketika melihat teman yang memiliki keluarga lebih bahagia.
Untuk mengatasinya, Nabilah menyarankan agar seseorang lebih peka terhadap hal-hal baik yang dimiliki dalam hidup. Ia mengatakan bahwa setiap orang memiliki masalah masing-masing, tetapi ia memilih melihat kelebihan yang diberikan Tuhan dan belajar bersyukur.
Menurut Nabilah, insecure pada dasarnya merupakan perasaan tidak puas terhadap apa yang dimiliki. Ia menilai perasaan itu perlu diganti dengan sikap rendah hati. Ia memberi contoh, ketika mendapat pujian, ia memilih bersyukur tanpa menjadi sombong.
Bagi Nabilah, menghilangkan rasa insecure penting karena setiap orang memiliki pilihan untuk hidup bahagia. Ia juga menekankan pentingnya memberi kasih sayang dan cinta kepada orang lain, peka terhadap pengalaman orang lain, serta memperlakukan manusia secara manusiawi.

