Mataram — Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar menyatakan program strategis nasional makan bergizi gratis (MBG) merupakan kebijakan baru pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi seimbang.
Menurut Muazzim, asupan gizi yang tepat dan cukup diharapkan dapat mendorong lahirnya individu yang berkualitas, cerdas, dan memiliki daya saing global.
Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja BGN kembali menggelar sosialisasi program tersebut kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung di Ujung Landasan Restaurant, Gerung, Kabupaten Lombok Barat, pada 6 Februari 2026 dan dihadiri ratusan peserta.
Muazzim menegaskan Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebut program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu hadir untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan program melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut mampu menyerap hingga 47–50 tenaga kerja. Dengan demikian, program ini dinilai turut berkontribusi menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Muazzim menambahkan, MBG tidak hanya menyediakan makanan gratis, tetapi menekankan kualitas gizi yang seimbang agar anak-anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan. Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, program ini diyakini dapat menjadi salah satu pendorong percepatan kemajuan Indonesia.

