Monica Angelina memilih menapaki tantangan baru dengan terjun ke bisnis kuliner. Ia kini mengelola Bathari Resto yang berlokasi di Salatiga, meski sebelumnya mengaku belum pernah berkecimpung di dunia usaha makanan dan minuman.
Perempuan yang tinggal di Puri Anjasmoro, Semarang, itu menyebut dirinya selama ini lebih banyak berperan sebagai penikmat kuliner. Ketertarikannya pada aktivitas jajan dan travelling menjadi awal yang mendorongnya mencoba membangun usaha kuliner.
“Awalnya karena saya suka jajan, travelling. Kemudian ada tantangan untuk membuat bisnis kuliner. Ya dicoba,” ujarnya.
Dengan rasa ingin tahu yang tinggi, Monica memulai usahanya dan langsung memimpin sekitar 20 karyawan. Ia terlibat mengelola berbagai aspek operasional, mulai dari dapur hingga kasir. Di fase awal, ia juga harus tinggal di Salatiga selama beberapa minggu untuk memastikan pembukaan resto berjalan.
Menurut Monica, tantangan terbesar di awal adalah mengelola sumber daya manusia, terutama bagi karyawan yang baru mulai bekerja. Ia menilai proses tersebut membutuhkan kesabaran, meski kini operasional sudah berjalan lebih lancar.
“Mengelola SDM di awal memang sulit. Apalagi bagi yang masih baru bekerja. Butuh kesabaran. Tapi kini sudah relatif lancar,” katanya.
Monica, yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara, menyatakan akan berupaya tetap eksis di bidang kuliner melalui usaha yang dijalaninya.

