Perjalanan Narista Hestarini, pelaku UMKM asal Semarang, menunjukkan bagaimana pendampingan dan akses pembiayaan dapat membantu usaha rumahan berkembang menjadi bisnis yang lebih ekspansif. Narista memulai usahanya pada masa pandemi melalui brand GBOB Snack and Catering, dengan fokus awal pada produk dessert mille crepes yang diproduksi dalam skala rumah tangga.
Di fase awal, Narista menghadapi tantangan yang umum dialami UMKM, terutama keterbatasan modal serta administrasi usaha yang belum siap untuk mengakses pembiayaan perbankan. Dalam kondisi tersebut, PT Jamkrindo memberikan dukungan melalui Program Pinjaman Kemitraan sebesar Rp20 juta. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki dapur produksi dan melengkapi peralatan kerja.
Selain pembiayaan, Jamkrindo juga memberikan bantuan sarana berupa tenda dan meja. Dukungan ini turut mengantarkan Narista menjadi pelopor penjualan mille crepes kaki lima di kawasan Aloon-Aloon Kauman Johar, Semarang.
Pendampingan yang diberikan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan fisik usaha. Narista juga mengikuti pelatihan berkelanjutan yang mencakup manajemen usaha, keamanan pangan, hingga strategi pemasaran digital. Melalui rangkaian pelatihan tersebut, ia mempelajari pengelolaan biaya dan penyusunan strategi agar usaha dapat tumbuh secara lebih terarah.
Seiring waktu, Narista berupaya mengikuti tren pasar dengan menghadirkan produk-produk seperti cheesecake, mochi, hingga kromboloni. Upaya tersebut membuat usahanya semakin dikenal dan mendapatkan liputan media nasional.
Pada 2025, GBOB disebut berhasil “naik kelas” setelah memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI yang dijamin oleh Jamkrindo. Akses ini menjadi penanda bahwa unit usaha tersebut dinilai tertib administrasi dan layak memperoleh pembiayaan formal.
Saat ini, bisnis Narista telah berkembang dengan membuka dua cabang tambahan, yakni Angkringane GBOB di Muladi Dome Undip Tembalang dan Kafe a’Gbob di Mranggen. Ekspansi tersebut dibangun dari fondasi penguatan usaha yang dilakukan sejak tahap awal melalui dukungan modal dan pendampingan.

