Suasana berbeda tampak di SDN 06 dan SDN 07 Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (15/4). Ratusan siswa antusias mengikuti kegiatan “Masak Besar” yang digelar dalam rangka Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain menikmati hidangan, para siswa juga diajak memahami pentingnya gizi seimbang sejak dini.
Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari komitmen Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan kualitas gizi anak. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, bersama influencer kuliner Bobon Santoso.
Sekitar 1.100 penerima manfaat terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari 570 siswa SDN 07 dan 540 siswa SDN 06, termasuk para tenaga pendidik. Para peserta tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pola makan sehat untuk mendukung aktivitas belajar.
Sony Sonjaya mengatakan, “Masak Besar” merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk membangun kesadaran gizi di masyarakat. “Masak Besar ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar anak-anak memahami pentingnya gizi seimbang sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan figur publik seperti Bobon Santoso dinilai efektif untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Kehadiran sosok yang dekat dengan generasi muda diharapkan dapat menyampaikan pesan gizi dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami.
“Kolaborasi ini diharapkan menciptakan multiplier effect, mulai dari peningkatan kesehatan anak, perubahan pola hidup sehat, hingga penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Sony.
Sepanjang kegiatan berlangsung, antusiasme siswa terlihat saat mengikuti proses, menikmati hidangan, sekaligus menyerap edukasi yang diberikan. Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang berbeda karena menggabungkan praktik langsung dengan pengetahuan gizi.
Ke depan, Sony menyatakan BGN berkomitmen memperluas jangkauan program agar manfaatnya dirasakan masyarakat di berbagai daerah. “Melalui MBG, kami ingin memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dengan gizi yang cukup dan pemahaman yang baik tentang pola hidup sehat,” ujarnya.