Rejosari, Grobogan — Kelompok 7 UNNES GIAT 16 Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar program edukasi bertajuk Clash of Food (Challenge Leveling and Steering Healthy Options for Food) di SD Negeri 1 Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang, pentingnya sarapan, serta cara memilih jajanan sehat.
Program tersebut merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNNES dengan SD Negeri 1 Rejosari sebagai mitra. Kegiatan ini juga dikaitkan dengan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran interaktif.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 14 Juli 2026 pukul 10.00–11.20 WIB, dengan sasaran 30 siswa kelas VI. Rangkaian acara diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa terkait gizi seimbang. Setelah itu, mahasiswa menyampaikan materi menggunakan media presentasi PowerPoint mengenai sarapan, gizi seimbang, dan pemilihan jajanan sehat.
Untuk meningkatkan keterlibatan peserta, mahasiswa menghadirkan permainan edukatif Monopoli Clash of Food yang memuat tantangan, pertanyaan benar atau salah, kuis, serta misi yang berkaitan dengan materi. Melalui pendekatan belajar sambil bermain, siswa diajak memahami penerapan pola makan sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Di akhir kegiatan, peserta mengikuti post-test sebagai evaluasi. Hasilnya, 80% siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan, sementara 20% siswa belum mengalami peningkatan atau memperoleh nilai yang sama seperti saat pre-test. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka menjawab pertanyaan, mengikuti permainan, dan berdiskusi mengenai kebiasaan makan sehat.
Melalui program ini, Kelompok 7 UNNES GIAT 16 Kesehatan menilai metode edukasi yang memadukan penyampaian materi dan permainan dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa mengenai gizi seimbang. Kegiatan tersebut diharapkan mendukung pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini serta mendorong terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.