BERITA TERKINI
Mahasiswa UNM Lolos Final PIKMI 2026 Lewat Usaha Kuliner Pempek Kito

Mahasiswa UNM Lolos Final PIKMI 2026 Lewat Usaha Kuliner Pempek Kito

Jakarta — Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri (UNM) berhasil melaju ke tahap final Program Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PIKMI) 2026 pada skema Wirausaha Mandiri. Tim tersebut mengusung usaha kuliner Pempek Kito, dengan dukungan pembinaan dari Nusa Mandiri Innovation Center (NIC).

Keberhasilan ini disebut menjadi hasil dari pembinaan kewirausahaan yang dilakukan NIC secara terstruktur, mulai dari pelatihan ide bisnis, pendampingan penyusunan proposal, hingga penguatan model bisnis agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Kepala NIC, Fitra Septia Nugraha, menyatakan capaian tersebut lahir dari sinergi antara mahasiswa, dosen, dan institusi. “Kami terus membangun ekosistem inovasi yang mendorong mahasiswa berani berkarya dan berwirausaha. Keberhasilan Pempek Kito menembus final PIKMI 2026 membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, mahasiswa mampu bersaing di level nasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima Senin (20/4).

Tim Pempek Kito beranggotakan Abi Rizky Pradana, Elsa Septia Putri, Desta Adi Nugroho, Gendis Aulia Zahrani, dan Keysha Meyuna. Mereka menghadirkan inovasi pempek khas Palembang dengan pendekatan modern serta menerapkan standar produksi higienis. Produk ini dinilai memiliki potensi pasar sekaligus membawa nilai kearifan lokal ke jangkauan yang lebih luas.

Dosen pembimbing, Maruloh, menilai dukungan institusi berperan penting dalam proses pengembangan usaha mahasiswa. Menurutnya, NIC membantu tim mematangkan konsep bisnis dari sisi produk, strategi pemasaran, hingga aspek keberlanjutan usaha. “Peran NIC sangat signifikan dalam membantu mahasiswa mematangkan konsep bisnis, baik dari sisi produk, strategi pemasaran, hingga keberlanjutan usaha. Ini menjadi faktor penting yang mengantarkan mereka ke tahap final,” jelasnya.

Perwakilan tim, Abi Rizky Pradana, juga menyebut pendampingan NIC berdampak pada kesiapan mereka menghadapi kompetisi. “Kami mendapatkan banyak insight dan bimbingan, terutama dalam menyusun proposal dan mengembangkan model bisnis. Hal ini membuat kami lebih siap dan percaya diri menghadapi kompetisi nasional,” ungkapnya.

Capaian tersebut memperkuat upaya UNM dalam mendorong inovasi dan kewirausahaan mahasiswa, tidak hanya melalui kegiatan akademik, tetapi juga pembinaan yang diarahkan pada kesiapan bersaing di tingkat nasional.