Kualitas asupan nutrisi pada masa awal kehidupan dinilai berperan penting bagi kesehatan anak ke depan. Berangkat dari kepedulian terhadap tumbuh kembang bayi dan balita, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UPB) Kelompok 6 menggelar sosialisasi tentang makanan bergizi seimbang pada Sabtu (7/2).
Kegiatan berlangsung di kediaman Bapak Untung, RW 01 Desa Negaradaha, dan dimulai pukul 10.00 WIB setelah rangkaian layanan rutin Posyandu Rantansari selesai. Sosialisasi ini menyasar para ibu di lingkungan setempat dan didukung oleh kader-kader Posyandu Rantansari.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada masa balita sebagai langkah pencegahan masalah kesehatan kronis, termasuk stunting. Materi yang disampaikan mencakup tahapan pemberian MPASI untuk bayi dan balita serta konsep “Isi Piringku” yang menekankan pembagian porsi seimbang antara karbohidrat, protein hewani, sayur-mayur, dan buah-buahan.
Edukasi disampaikan secara praktis agar para ibu dapat memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh di sekitar desa namun bernilai gizi tinggi. Dalam sesi tersebut, mahasiswa juga menekankan peran protein hewani untuk mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan fisik anak.
Suasana sosialisasi berlangsung akrab dan komunikatif. Mahasiswa menggunakan pendekatan diskusi dua arah, memberi ruang bagi para ibu untuk menyampaikan pengalaman serta tantangan dalam menyiapkan makanan bagi anak.
“Tujuan kami adalah menyederhanakan pemahaman tentang gizi. Sehat itu tidak harus mahal, namun kuncinya ada pada keberagaman jenis makanan dan kebersihan dalam pengolahannya,” ujar salah satu anggota tim KKN UPB Kelompok 6.
Para kader Posyandu Rantansari menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran mahasiswa memberikan penyegaran informasi bagi warga RW 01. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong orang tua lebih konsisten memperhatikan kualitas MPASI dan menu harian balita.
Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN UPB Kelompok 6 berharap kesadaran masyarakat terhadap gizi anak meningkat sehingga status kesehatan dan gizi anak-anak di Desa Negaradaha, khususnya RW 01, terus membaik.

