BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN Universitas Djuanda Edukasi PHBS dan Gizi Seimbang di Dua SD Desa Ciburayut

Mahasiswa KKN Universitas Djuanda Edukasi PHBS dan Gizi Seimbang di Dua SD Desa Ciburayut

Kabupaten Bogor, 4–5 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) dan Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda Bogor menggelar penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gizi seimbang untuk siswa sekolah dasar di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Penyuluhan bertema “Makan Sehat, Tubuh Kuat, Bumi Hebat!” itu dilaksanakan di SDN Panyarang pada 4 Agustus 2026 dan dilanjutkan di SDN Ciburayut 02 pada 5 Agustus 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN menekankan pentingnya konsumsi makanan bergizi sebagai bekal anak untuk tumbuh, belajar, dan beraktivitas. Para siswa diperkenalkan pada konsep “Isi Piringku” yang mencakup karbohidrat, protein, sayur, buah, dan air putih sebagai panduan sederhana pemenuhan gizi harian.

Selain itu, siswa juga diajak memahami manfaat sarapan sebelum berangkat ke sekolah untuk membantu konsentrasi belajar, serta pentingnya memilih jajanan yang bersih dan aman. Mahasiswa KKN turut menekankan bahwa makanan sehat tidak harus mahal, namun perlu mengandung zat gizi yang lengkap dan dikonsumsi secara seimbang.

Materi PHBS disampaikan melalui kebiasaan praktis, seperti mencuci tangan menggunakan sabun, membawa bekal dan botol minum sendiri, menjaga kebersihan saat makan, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Sejalan dengan tema “Bumi Hebat”, siswa juga dikenalkan pada langkah sederhana menjaga lingkungan, mulai dari menghabiskan makanan agar tidak terbuang, membuang sampah pada tempatnya, hingga memanfaatkan pangan lokal seperti singkong, jagung, ikan, sayur, dan buah-buahan.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, dan kuis seputar makanan sehat serta PHBS. Pendekatan ini mendorong siswa lebih berani menyampaikan pendapat sekaligus memudahkan pemahaman terhadap materi.

Salah seorang siswi SDN Panyarang menyampaikan kesannya usai kegiatan. “Tadi seru banget karena ada gambar-gambar makanan dan permainan. Aku jadi tahu jajanan yang sehat itu yang bersih dan tidak sembarangan pilih,” ujarnya.

Selain sesi materi, siswa mengikuti praktik mencuci tangan yang benar melalui lagu dengan gerakan mencuci tangan. Melalui praktik tersebut, mereka mempelajari langkah-langkah mencuci tangan menggunakan sabun untuk membantu mencegah penyebaran penyakit.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan pemberian hadiah bagi siswa yang aktif berpartisipasi. Seorang siswi SDN Ciburayut 02 juga membagikan pengalamannya setelah mengikuti permainan edukatif. “Yang paling aku suka itu waktu tebak manfaat buah dan sayur. Sekarang aku ingat kalau wortel bagus buat mata dan pisang bisa bikin kita punya energi,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN menilai sekolah menjadi ruang yang strategis untuk membentuk kebiasaan hidup sehat. Pengetahuan yang diberikan diharapkan dapat diterapkan dalam keseharian dengan dukungan guru dan keluarga, sehingga tidak berhenti pada pemahaman, melainkan berlanjut menjadi kebiasaan.

Antusiasme peserta selama penyuluhan juga menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif dapat meningkatkan minat belajar sekaligus memperkuat pemahaman siswa tentang gizi seimbang, PHBS, dan kepedulian terhadap lingkungan. Mahasiswa KKN Universitas Djuanda berharap nilai-nilai tersebut dapat terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari melalui langkah-langkah sederhana seperti sarapan, memilih makanan bergizi, mencuci tangan dengan benar, membawa botol minum sendiri, hingga menghabiskan makanan yang telah diambil.