Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi gizi seimbang dan Multiple Micronutrient Supplementation (MMS) di Desa Ulugalung, Kabupaten Bantaeng, Kamis (23/7). Kegiatan ini menyasar ibu hamil serta kader posyandu.
Penanggung jawab program, Rahmaniyah Mahbuba, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kader posyandu tentang pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan. Menurutnya, edukasi berkelanjutan dapat mendorong pencegahan stunting sejak masa kandungan.
“Pencegahan stunting tidak dimulai ketika anak lahir, tetapi sejak dalam kandungan melalui pemenuhan gizi seimbang dan konsumsi MMS sesuai anjuran,” ujar Rahmaniyah.
Dalam kegiatan itu, tim KKN memaparkan materi mengenai stunting, faktor risiko, serta pengaruh status gizi ibu terhadap pertumbuhan janin. Peserta juga mempelajari pola makan seimbang, sumber zat gizi, dan jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan.
Selain materi gizi, Rahmaniyah memperkenalkan MMS sebagai suplemen yang mengandung berbagai vitamin dan mineral penting bagi ibu dan janin. “Kami berharap ibu hamil rutin mengonsumsi MMS agar kebutuhan vitamin dan mineral terpenuhi selama masa kehamilan,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui presentasi, diskusi, sesi tanya jawab, dan kuis yang melibatkan ibu hamil serta kader posyandu. Peserta juga berbagi pengalaman terkait pendampingan kesehatan ibu hamil di Desa Ulugalung.
Melalui program ini, tim KKN Gelombang 116 Unhas berharap ibu hamil dan kader posyandu dapat terus menyebarluaskan informasi tentang gizi seimbang dan MMS kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan memperkuat pencegahan stunting serta mendukung kesehatan ibu dan janin.