SIDRAP — Upaya membangun generasi sehat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) turut didukung kalangan akademisi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas). Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah edukasi gizi kepada siswa sekolah dasar di UPT SD Negeri 11 Pangkajene, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.
Edukasi bertajuk “Manfaat Konsumsi Telur sebagai Sumber Protein Hewani bagi Siswa Sekolah Dasar” digelar pada Selasa (21/7/2026) dan diikuti puluhan siswa. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pihak sekolah.
Mahasiswa KKN Unhas, Fatimah Azzahra, dari Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran, menjelaskan kegiatan tersebut dilatarbelakangi pentingnya pencegahan masalah gizi dan gangguan pertumbuhan anak sejak usia dini. Ia menilai telur sebagai pilihan bahan pangan yang mudah diperoleh masyarakat dan memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Kami memilih telur karena merupakan sumber protein hewani yang paling mudah diakses, ekonomis, dan memiliki kandungan asam amino esensial yang lengkap untuk mendukung pertumbuhan tulang, otot, serta perkembangan kognitif anak,” ujar Fatimah.
Menurutnya, edukasi gizi bagi siswa sekolah dasar penting untuk meningkatkan literasi kesehatan sekaligus membangun kebiasaan makan sehat sejak dini. Karena itu, kegiatan tidak hanya dilakukan lewat penyuluhan di dalam kelas, tetapi juga menggunakan metode yang lebih interaktif agar mudah dipahami anak-anak.
Rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan menggunakan media visual, sesi tanya jawab, pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman siswa, serta kegiatan makan telur bersama di lingkungan sekolah. Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias dan aktif mengikuti seluruh rangkaian edukasi.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN juga memasang poster edukasi gizi di sejumlah ruang kelas agar pesan tentang pentingnya konsumsi protein hewani dapat terus diingat oleh siswa dalam aktivitas belajar sehari-hari.
Kepala UPT SD Negeri 11 Pangkajene, Supriadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas program tersebut. Ia menilai tema kesehatan dan gizi yang diangkat relevan dengan kebutuhan anak sekolah dasar.
“Edukasi langsung kepada anak-anak melalui penyuluhan dan makan telur bersama adalah metode yang efektif untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini,” kata Supriadi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unhas berharap kesadaran siswa maupun keluarga dapat meningkat terkait pentingnya konsumsi protein hewani dalam kehidupan sehari-hari. Program tersebut juga diharapkan berkontribusi dalam pencegahan masalah gizi dan stunting, sekaligus mendukung terwujudnya generasi Sidrap yang lebih sehat dan cerdas.