BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN-PK Unhas Beri Edukasi “Isi Piringku” untuk Penguatan Gizi Seimbang di Desa Mario

Mahasiswa KKN-PK Unhas Beri Edukasi “Isi Piringku” untuk Penguatan Gizi Seimbang di Desa Mario

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas), Nur Chayani dari Program Studi Ilmu Gizi, menggelar edukasi pedoman gizi seimbang melalui konsep “Isi Piringku” pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi Pedoman Gizi Seimbang melalui Konsep ‘Isi Piringku’ dalam Mendukung Pencegahan Stunting.”

Edukasi dilaksanakan di Rumah Gizi Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, yang juga menjadi lokasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Peserta kegiatan terdiri dari ibu hamil, ibu yang memiliki balita, kader kesehatan, serta bidan Desa Mario.

Program tersebut bertujuan memperkenalkan kembali konsep “Isi Piringku” sebagai pedoman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam menyusun pola makan bergizi seimbang. Edukasi ini dinilai penting karena masih ada masyarakat yang menjadikan konsep Empat Sehat Lima Sempurna sebagai acuan menu harian, meski pedoman tersebut telah diperbarui sesuai perkembangan ilmu gizi.

Dalam pemaparan materi, peserta dijelaskan perbedaan antara konsep Empat Sehat Lima Sempurna dan “Isi Piringku”, termasuk pembagian porsi dalam satu piring makan yang terdiri atas makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Agar lebih mudah diterapkan, edukasi dilengkapi contoh penyusunan menu dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh masyarakat. Pendekatan ini diharapkan membantu peserta menerapkan konsep “Isi Piringku” dalam kehidupan sehari-hari tanpa bergantung pada bahan pangan yang mahal.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti diskusi dan mengajukan pertanyaan, mulai dari pembagian porsi makan yang tepat bagi ibu hamil hingga kebutuhan gizi balita. Sejumlah peserta juga menyampaikan baru mengetahui bahwa Empat Sehat Lima Sempurna tidak lagi menjadi pedoman resmi dalam edukasi gizi.

Bidan Desa Mario, Fia Ricca, A.Md.Keb., mengapresiasi pelaksanaan edukasi tersebut. “Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya ibu hamil dan ibu yang memiliki balita. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa pedoman Empat Sehat Lima Sempurna telah diperbarui menjadi konsep Isi Piringku. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat lebih memahami pentingnya gizi seimbang dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu upaya mendukung pencegahan stunting,” ujarnya.

Kegiatan ini juga disebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang, serta Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pendekatan promotif dan preventif dalam percepatan penurunan angka stunting.

Edukasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Unhas di Desa Mario. Seluruh pelaksanaan program berada di bawah bimbingan Dosen Supervisor Lapangan, Syahrul, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB., yang mendampingi sejak tahap perencanaan, penyusunan program kerja, hingga pelaksanaan dan evaluasi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat Desa Mario semakin memahami pentingnya penerapan konsep “Isi Piringku” sebagai pedoman gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mendukung upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.