Kediri, 7 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 66 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menggelar sosialisasi bertema “Perilaku Hidup Sehat, Bergizi, dan Seimbang untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat” pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan berlangsung pukul 10.00 WIB di Aula Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.
Acara ini dihadiri Sekretaris Desa Jatirejo, kader Posyandu, ibu-ibu PKK, masyarakat desa, serta mahasiswa KKN Kelompok 66 UMSIDA. Sosialisasi tersebut menjadi salah satu program kerja bidang kesehatan yang dijalankan mahasiswa KKN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan pembacaan doa. Setelah itu, sambutan disampaikan secara berurutan oleh Sekretaris Desa Jatirejo Ahmad Setyo Utomo, Ketua Kelompok KKN 66 UMSIDA Wyndis Nurlailatul Azizah, serta perwakilan kader kesehatan Desa Jatirejo. Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai penerapan perilaku hidup sehat.
Mahasiswa KKN memilih tema perilaku hidup sehat, bergizi, dan seimbang karena kesehatan dinilai menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mereka menyoroti masih adanya kebiasaan yang dinilai kurang mendukung pola hidup sehat, seperti kurangnya konsumsi makanan bergizi seimbang, minimnya aktivitas fisik, serta rendahnya kesadaran menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Bidan Erna Yuni Setyawati A.Md.Keb selaku pemateri dari Program Kesehatan KKN Kelompok 66 UMSIDA. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa perilaku hidup sehat merupakan kebiasaan yang dilakukan secara sadar untuk menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan individu maupun keluarga. “Penerapan pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang cukup, menjaga kebersihan diri, serta istirahat yang cukup menjadi bagian penting dalam mewujudkan kehidupan yang sehat,” ujarnya.
Bidan Erna juga menjelaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang melalui konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air sesuai kebutuhan tubuh. Menurutnya, pola makan seimbang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung pertumbuhan dan perkembangan, serta mencegah berbagai penyakit.
Selain itu, peserta diperkenalkan dengan konsep Isi Piringku sebagai panduan konsumsi makanan harian yang mencakup makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah dalam porsi seimbang. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai kebiasaan hidup bersih, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, melakukan aktivitas fisik secara rutin, serta membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.
Dalam sesi penerapan di lingkungan keluarga, Bidan Erna memaparkan langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari, mulai dari memilih makanan bergizi, membiasakan sarapan, menjaga kebersihan rumah, melakukan olahraga ringan, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif agar peserta mudah memahami poin-poin yang disampaikan.
Sepanjang kegiatan, antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi. Kader Posyandu, ibu-ibu PKK, dan warga yang hadir mengajukan berbagai pertanyaan terkait pola makan sehat, kebutuhan gizi keluarga, kebiasaan hidup bersih, serta cara menjaga kesehatan di lingkungan rumah.