Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 57 Universitas Jember dan Universitas Islam Jember menggelar program kerja bertajuk “Penyuluhan Pencegahan Stunting Mulai dari Gizi”. Kegiatan ini menekankan bahwa pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang, bukan menunggu anak mengalami gangguan pertumbuhan.
Penyuluhan ditujukan kepada ibu-ibu atau wali murid anak TK yang dinilai memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sehari-hari. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak memahami bahwa makanan anak tidak hanya harus mengenyangkan, tetapi juga perlu mengandung zat gizi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan.
Materi yang disampaikan mencakup pentingnya makanan bergizi seimbang, konsumsi protein, sayur dan buah, serta pembiasaan pola makan yang baik bagi anak. Mahasiswa juga menekankan bahwa pemenuhan gizi dapat dimulai dari bahan makanan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para ibu tidak hanya mendengarkan pemaparan, tetapi juga berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar kebutuhan makanan anak. Diskusi ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus pengalaman terkait pemenuhan gizi dalam keseharian.
Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan yang terjadi akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Karena itu, perhatian terhadap pola makan dan asupan gizi anak dipandang sebagai langkah penting dalam upaya pencegahan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di rumah. Mereka menilai pencegahan stunting dapat dimulai dari keluarga melalui gizi yang cukup, pola asuh yang baik, serta perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa pencegahan stunting membutuhkan kepedulian bersama antara keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak.