BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN ITH Parepare Gelar Edukasi Bahaya Konsumsi Makanan Instan Berlebihan dan Gizi Seimbang di Lauleng

Mahasiswa KKN ITH Parepare Gelar Edukasi Bahaya Konsumsi Makanan Instan Berlebihan dan Gizi Seimbang di Lauleng

PAREPARE — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITH 03 Bukit Harapan menggelar program edukasi bertajuk “Edukasi Seberapa Bahaya Konsumsi Makanan Instan Berlebihan dan Pentingnya Gizi Seimbang bagi Masyarakat” di RT 01 RW 01, Lauleng, Kelurahan Bukit Harapan, Kota Parepare, Sabtu (15/8/2026) pukul 09.30 WITA. Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah warga ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak konsumsi makanan instan secara berlebihan serta pentingnya menerapkan pola makan bergizi seimbang.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Ketua RW 01. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi karena RW 01 Lauleng dipilih sebagai lokasi kegiatan edukasi. Ia juga menyambut baik program tersebut karena dinilai memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi warga, khususnya terkait kesehatan dan kebiasaan konsumsi harian.

Materi edukasi disampaikan oleh Gilang Bayu Prawira, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan. Ia memaparkan bahaya konsumsi makanan instan secara berlebihan dan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, dengan penyampaian menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Gilang menjelaskan beberapa jenis makanan instan yang kerap dikonsumsi masyarakat, seperti mi instan, makanan cepat saji, makanan ringan kemasan, serta produk pangan olahan lainnya. Ia menyebut konsumsi berlebihan tanpa diimbangi asupan bergizi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Karena itu, warga diimbau memperhatikan frekuensi konsumsi makanan instan dan membiasakan pola makan yang lebih beragam serta bergizi. Namun, ia menekankan makanan instan tidak harus sepenuhnya dihindari, melainkan perlu pengendalian porsi.

Selain membahas makanan instan, materi juga menekankan penerapan gizi seimbang. Warga diberikan pemahaman bahwa tubuh membutuhkan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serta air dalam jumlah yang sesuai. Upaya memenuhi gizi seimbang dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan beragam, memperbanyak sayur dan buah, memilih sumber protein yang baik, mencukupi kebutuhan air, serta membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait kebiasaan mengonsumsi makanan instan serta penerapan pola makan sehari-hari. Diskusi berlangsung interaktif dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memberikan penjelasan tambahan serta meluruskan pemahaman warga mengenai pola konsumsi yang lebih sehat.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme terlihat dari keterlibatan peserta selama pemaparan materi hingga sesi diskusi. Di akhir acara, mahasiswa KKN ITH 03 Bukit Harapan bersama Ketua RW 01 dan peserta melakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi. Melalui program tersebut, mahasiswa berharap kesadaran warga meningkat untuk menerapkan pola makan yang lebih sehat, beragam, dan seimbang demi mendukung kualitas kesehatan masyarakat di Kelurahan Bukit Harapan.