Mojokerto, 7–10 Agustus 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Mahasiswa KKN Program Studi Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan program “Edukasi Gizi dan Konseling Gizi pada Posyandu Lansia” di Posyandu Lansia Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia tentang pentingnya pola makan sehat, terutama dalam pengendalian tekanan darah serta pencegahan komplikasi hipertensi.
Program tersebut didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Dwita Laksmita Rachmawati, S.S., M.Li., dan dilaksanakan bekerja sama dengan Bidan Desa Cendoro. Sasaran kegiatan adalah para lansia yang mengikuti pelayanan posyandu, sebagai bentuk edukasi sekaligus pendampingan gizi secara langsung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi gizi menggunakan media leaflet yang disusun sederhana agar mudah dipahami peserta. Materi berfokus pada pola makan sehat bagi penderita hipertensi, meliputi pemilihan makanan rendah garam, pembatasan makanan tinggi natrium, pemilihan sumber protein yang sesuai, peningkatan konsumsi sayur dan buah, serta penerapan pola makan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk membantu penerapan secara praktis, edukasi dilengkapi contoh makanan yang sesuai untuk penderita hipertensi serta referensi menu harian. Melalui contoh tersebut, peserta mendapatkan gambaran mengenai pilihan makanan yang dapat dikonsumsi sehingga materi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan.
Setelah edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan konseling gizi. Pada sesi ini, lansia diberi kesempatan menyampaikan kebiasaan makan, keluhan, dan kesulitan dalam menerapkan pola makan sehat. Konseling dilakukan secara komunikatif dengan saran gizi yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing peserta.
Pelayanan kemudian diteruskan dengan pengukuran tekanan darah oleh petugas kesehatan sebagai bagian dari pemantauan kondisi lansia. Hasil pemeriksaan digunakan sebagai salah satu informasi dalam memberikan arahan terkait pola hidup dan pola makan. Setelah pemeriksaan, Bidan Desa memberikan obat kepada peserta yang membutuhkan sesuai ketentuan medis yang berlaku.
Selama kegiatan, para lansia terlihat antusias dan aktif berinteraksi dalam sesi edukasi maupun konseling. Penggunaan leaflet, contoh makanan, dan referensi menu dinilai membantu peserta memahami informasi gizi dengan lebih sederhana. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa KKN Program Studi Ilmu Gizi dengan tenaga kesehatan desa dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan lansia.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Ilmu Gizi UMG berupaya berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola makan sehat, khususnya bagi lansia dengan risiko maupun kondisi hipertensi. Kegiatan tersebut diharapkan mendorong lansia lebih memperhatikan pola makan, rutin memeriksakan kesehatan, serta menerapkan gaya hidup sehat secara berkelanjutan.