Mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menggelar penyuluhan gizi bertema “Isi Piringku” Pedoman Makan Sehat dan Bergizi Seimbang di UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara, Medan, pada 10 September 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama pengobatan dan masa pemulihan.
Mahasiswa pelaksana, Shafira Ananda Pramana, menjelaskan bahwa edukasi menyasar pasien TB paru rawat jalan, pasien rawat inap dalam fase pemulihan, serta keluarga pasien. Penyuluhan dilakukan di area ruang tunggu rekam medik dan ruang tunggu medik agar materi dapat diterima pasien maupun keluarga yang sedang menunggu layanan rumah sakit.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Shafira Ananda Pramana bersama T. Aida Larasati dan Nadia Alhaq, dengan pendampingan dan bimbingan dari Clinical Instructor (CI) Gizi UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara.
Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa menyampaikan konsep gizi seimbang serta penerapan “Isi Piringku” dalam kehidupan sehari-hari. Peserta diberi pemahaman mengenai pembagian makanan dalam satu piring, yakni makanan pokok sebagai sumber karbohidrat, lauk-pauk sebagai sumber protein, serta memperbanyak sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat.
Edukasi juga menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan gizi merupakan bagian penting untuk mendukung kondisi tubuh selama menjalani pengobatan TB paru. Pasien dan keluarga mendapatkan contoh pemilihan makanan yang beragam, bergizi, sesuai kebutuhan, serta pentingnya menjaga pola makan secara teratur.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung interaktif melalui komunikasi langsung. Peserta diberi kesempatan bertanya mengenai makanan yang dapat dikonsumsi selama masa pengobatan dan pemulihan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berupaya mengetahui pemahaman serta kebiasaan makan peserta.
Menurut Shafira, edukasi “Isi Piringku” diharapkan menjadi bekal bagi pasien TB paru dan keluarga dalam menerapkan pola makan seimbang selama pengobatan dan masa pemulihan. Ia juga menekankan peran keluarga penting karena dapat membantu menyediakan makanan dan mendukung kebiasaan makan sehat di rumah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan contoh pilihan makanan yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat selama pengobatan TB paru, antara lain sumber protein seperti telur, ikan, ayam, daging tanpa lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Untuk makanan pokok, dicontohkan nasi, kentang, jagung, ubi, singkong, atau sumber karbohidrat lain sesuai kebutuhan.
Jenis sayuran yang disarankan antara lain bayam, wortel, brokoli, kangkung, dan labu, serta berbagai sayuran lainnya. Sementara buah-buahan meliputi pisang, pepaya, jeruk, apel, melon, semangka, dan jenis buah lainnya. Edukasi juga memuat contoh sumber lemak sehat seperti kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, serta penggunaan minyak dalam jumlah sesuai kebutuhan, serta anjuran mencukupi cairan dengan air putih sebagai pilihan utama.
Mahasiswa turut mengingatkan pasien untuk makan secara teratur, mengonsumsi makanan beragam, menjaga kebersihan makanan, serta menghindari kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan seperti merokok dan konsumsi alkohol.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari pengalaman magang gizi klinis mahasiswa Program Studi Gizi FKM UIN Sumatera Utara di UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam pelaksanaan edukasi dan pelayanan gizi kepada pasien. Melalui edukasi “Isi Piringku”, mahasiswa berharap pasien dan keluarga semakin memahami bahwa pemenuhan gizi seimbang merupakan bagian penting dalam mendukung proses pemulihan.