Kelompok mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan SAPA GIZI (Sadar dan Peduli Gizi Anak Sejak Dini) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola asuh yang tepat dan pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting. Kegiatan edukasi yang menyasar ibu dan anak ini berlangsung di Posyandu Mawar 3, Dusun Polean, Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Senin (19/1/2026).
Program tersebut dilatarbelakangi oleh masih tingginya persoalan stunting di Desa Tamansari. Data yang disampaikan dalam kegiatan itu menunjukkan prevalensi stunting di Banyuwangi mencapai 2,44% atau sekitar 2.269 balita. Kondisi ini mendorong perlunya edukasi sejak dini terkait pola asuh serta penerapan gizi seimbang.
Penanggung jawab kegiatan, Fatimah Khoiru Nisa dan Desca Fauzanah Salsabilla Putri, menekankan bahwa pola asuh yang tepat dan gizi seimbang menjadi kunci pencegahan stunting sekaligus mendukung pertumbuhan anak. Mereka menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merespons rendahnya pemahaman masyarakat setempat mengenai pentingnya pola asuh yang tepat, sehingga tim BBK 7 mendorong penerapan pola asuh dan gizi seimbang sebagai langkah pencegahan.
SAPA GIZI dikemas secara praktis dan interaktif. Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test, dilanjutkan penyampaian materi mengenai pola asuh dan gizi seimbang, lalu ditutup dengan post-test. Peserta juga memperoleh paket contoh gizi seimbang sebagai gambaran penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu perwakilan posyandu mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi yang diberikan dikemas seru dan interaktif, terutama melalui pre-test dan post-test yang disertai pembahasan singkat, sehingga peserta lebih memahami materi terkait pola asuh dan gizi seimbang. Menurutnya, kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat.
Inisiatif SAPA GIZI disebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta poin ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Melalui edukasi pola asuh dan gizi seimbang, kegiatan ini berkontribusi pada upaya pencegahan stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Tamansari.

