BERITA TERKINI
Mahasiswa BBK 7 UNAIR Dampingi Posyandu dan Edukasi Gizi di Desa Karangcangkring

Mahasiswa BBK 7 UNAIR Dampingi Posyandu dan Edukasi Gizi di Desa Karangcangkring

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan edukasi gizi dan pendampingan Posyandu di Desa Karangcangkring pada 13–15 Januari 2026. Kegiatan ini disebut sebagai upaya mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yaitu Good Health and Well-Being.

Selama tiga hari pelaksanaan, mahasiswa terlibat dalam modernisasi pelayanan Posyandu di Balai Desa. Mereka membantu proses penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, sekaligus memastikan pencatatan data dilakukan secara akurat. Pencatatan tersebut dinilai penting untuk mendukung deteksi dini dan pencegahan stunting di tingkat desa.

Selain menyasar balita, kegiatan juga mencakup skrining kesehatan bagi lansia. Pemeriksaan tekanan darah serta pengukuran lingkar perut dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit degeneratif, seperti hipertensi dan diabetes, yang kerap tidak disadari warga.

Di luar pendampingan layanan, program kerja bidang kesehatan turut menekankan edukasi gizi seimbang. Materi yang disampaikan meliputi penerapan konsep “isi piringku” dan pemahaman nilai gizi pada makanan kemasan. Mahasiswa juga membagikan booklet berisi panduan praktis membaca label nilai gizi, termasuk informasi kandungan gula, garam, dan lemak pada produk instan, agar dapat digunakan warga sebagai rujukan saat memilih bahan pangan untuk konsumsi keluarga.

Salah satu praktisi kesehatan di Desa Karangcangkring menilai kehadiran mahasiswa membantu pelaksanaan layanan. “Menurut bu bidan pendampingannya luar biasa ya, antusiasnya dari ibu balita juga senang sekali. Apalagi ada pembinaan dari kakak-kakak KKN atau BBK 7 yang luar biasa antusiasnya. Jadi sangat membantu sekali, kami di desa juga merasa terbantu terima kasih atas bantuannya dari teman-teman atau adik-adik kkn,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Desa Karangcangkring diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. Upaya ini juga diarahkan untuk memperkuat pengetahuan ibu balita terkait gizi serta mendorong kepedulian lansia terhadap kesehatan.