BERITA TERKINI
Literasi dan Edukasi Gizi Warnai Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di RPTRA Rawa Indah

Literasi dan Edukasi Gizi Warnai Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di RPTRA Rawa Indah

Jakarta Pusat—Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat bekerja sama dengan Kelurahan Kampung Rawa menggelar kegiatan Promosi dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Masyarakat bertema “Gizi Cukup Hari Ini, Harapan Besar Esok Hari”. Kegiatan berlangsung di RPTRA Rawa Indah, Kamis (30/7).

Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya optimalisasi pengentasan kemiskinan, terutama melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini di wilayah Kecamatan Johar Baru. Melalui pendekatan literasi, edukasi gizi, dan penguatan peran keluarga, kegiatan tersebut diarahkan untuk menambah pengetahuan warga sebagai bekal membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Penyelenggara menekankan bahwa masa depan anak tidak hanya ditentukan oleh akses pendidikan, tetapi juga pemenuhan gizi yang baik sejak dini. Orang tua diajak memahami gizi seimbang sebagai investasi penting bagi tumbuh kembang anak agar kelak menjadi generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing. Upaya ini juga dipandang sebagai langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi, karena anak yang tumbuh sehat dinilai memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara optimal.

Literasi menjadi media utama penyampaian pesan. Melalui kegiatan membaca, bercerita, dan bermain, peserta diajak memperoleh informasi yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi yang diberikan turut menekankan bahwa pemenuhan gizi tidak selalu identik dengan biaya tinggi, melainkan dapat dilakukan lewat pemanfaatan bahan pangan lokal yang bergizi, beragam, dan seimbang.

Acara semakin semarak dengan penampilan Dongeng Gizi yang dibawakan oleh Kak Nia. Melalui cerita interaktif, anak-anak dikenalkan pentingnya mengonsumsi sayur, buah, telur, ikan, dan makanan bergizi lainnya sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Pendekatan dongeng juga dimanfaatkan untuk menumbuhkan minat baca dan rasa ingin tahu anak.

Selain anak-anak, para orang tua terlibat dalam permainan edukatif “Isi Piringku”. Melalui permainan ini, keluarga belajar mengenal komposisi gizi seimbang sesuai pedoman “Isi Piringku” dengan cara yang menyenangkan. Interaksi selama permainan juga menjadi sarana mempererat hubungan orang tua dan anak, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk kebiasaan hidup sehat.

Melalui sinergi literasi, edukasi gizi, dan keterlibatan keluarga, kegiatan ini menempatkan perpustakaan tidak hanya sebagai pusat informasi dan pembelajaran, tetapi juga ruang pemberdayaan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan mendorong keluarga menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan gizi anak secara optimal, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Dengan semangat “Gizi Cukup Hari Ini, Harapan Besar Esok Hari”, kegiatan tersebut menjadi wujud kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan keluarga untuk mendukung terwujudnya generasi Jakarta yang sehat, gemar membaca, serta bebas stunting, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan warga.