BERITA TERKINI
Lima Makanan yang Disarankan untuk Pria Usia 50 Tahun ke Atas guna Membantu Mengurangi Peradangan

Lima Makanan yang Disarankan untuk Pria Usia 50 Tahun ke Atas guna Membantu Mengurangi Peradangan

Pria berusia di atas 50 tahun kerap menghadapi berbagai kekhawatiran kesehatan, mulai dari nyeri sendi, menjaga kesehatan jantung, hingga mempertahankan massa otot. Namun, ada hal lain yang juga perlu diperhatikan, yakni peradangan jangka pendek yang berperan penting dalam proses penyembuhan dan pertahanan sistem kekebalan tubuh.

Dikutip dari Eatingwell, ahli gizi Dustin Moore, PhD, RD menjelaskan bahwa metabolisme manusia secara normal dapat menghasilkan peradangan di seluruh tubuh. Meski begitu, tubuh memiliki mekanisme untuk mengendalikannya melalui jalur anti-inflamasi. Pilihan makanan sehari-hari turut memengaruhi apakah peradangan cenderung meningkat atau justru berkurang.

Berikut lima jenis makanan yang disebut dapat menjadi pilihan menu harian bagi pria usia 50 tahun ke atas:

1. Ikan berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, teri, herring, dan sarden mengandung asam lemak omega-3. Kandungan ini disebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung sekaligus membantu mengurangi peradangan.

2. Buah beri
Buah beri dikenal memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan ini bermanfaat untuk membantu mengurangi peradangan dan risiko penyakit lain. Selain itu, buah beri juga menyediakan serat dalam jumlah yang baik, komponen penting dalam pola makan yang disebut sering kurang dikonsumsi oleh pria lanjut usia.

3. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan disarankan untuk dikonsumsi secara rutin karena mengandung berbagai senyawa tumbuhan yang dapat membantu mengurangi peradangan. Kacang-kacangan juga kaya serat, yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan sejumlah jenis kanker.

4. Sayur silangan
Sayuran seperti brokoli, bunga kol, dan kubis brussels mengandung flavonoid utama, termasuk quercetin dan kaempferol. Kandungan tersebut disebut membantu mengurangi peradangan serta menurunkan risiko kanker kolorektal dan prostat yang kerap dialami pria.

5. Oat
Oat disebut dapat meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek di usus besar, yang berperan memberi makan bakteri usus. Dampaknya dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar dan pengurangan peradangan di usus.

Selain memperhatikan asupan makanan, Moore juga merekomendasikan pengelolaan stres. Upaya yang disarankan antara lain olahraga teratur, meningkatkan aktivitas fisik, atau meluangkan waktu untuk menjalani hobi.