Lestari Resto Cafe & Karaoke resmi beroperasi di kawasan Kompleks OPI, Jakabaring, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pembukaan usaha yang memadukan restoran, kafe, dan karaoke keluarga itu ditandai dengan grand opening pada Sabtu (8/8/2026).
Peresmian turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama sejumlah pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan undangan.
Lestari Resto Cafe & Karaoke berlokasi di Kompleks OPI RT 10/RW 05, Kelurahan Jakabaring Selatan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin. Lokasinya berada di kawasan perbatasan Banyuasin dan Palembang, sehingga dinilai strategis karena mudah dijangkau masyarakat dari kedua wilayah.
Owner Lestari Resto Cafe & Karaoke, Madya Ikhwanto, S.H., didampingi istrinya, Siti Aminah, mengatakan tempat ini tidak hanya menawarkan makan dan hiburan, tetapi juga mengusung konsep kuliner khas Jawa untuk masyarakat Sumatera Selatan.
Salah satu menu andalan yang ditawarkan adalah nasi tiwul, makanan tradisional berbahan dasar singkong. Selain itu, tersedia menu lain seperti gabus masak santan, nila Ranau bakar, dan ayam kampung.
“Kami ingin memperkenalkan makanan khas Jawa kepada masyarakat Sumatera Selatan. Salah satunya nasi tiwul. Kami juga menyediakan berbagai menu lainnya sehingga dapat dinikmati semua kalangan,” ujar Madya.
Untuk melengkapi konsep restoran keluarga, manajemen menyediakan delapan ruang karaoke, masing-masing empat ruangan di lantai bawah dan empat ruangan di lantai atas. Salah satu ruangan berkapasitas besar disebut mampu menampung sekitar 30 orang, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keluarga maupun komunitas, seperti arisan, ulang tahun, dan pertemuan.
Tarif karaoke disebut berkisar Rp100 ribu hingga Rp250 ribu per jam. Sementara itu, harga makanan berada pada kisaran yang relatif terjangkau. Dalam rangka grand opening, manajemen juga memberikan promo diskon hingga 50 persen selama tiga hari pertama.
Madya menjelaskan, cabang Banyuasin merupakan cabang keempat Lestari Resto. Sebelumnya, usaha tersebut telah berkembang di Bandar Lampung, Belitang, dan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Ia menyebut keputusan membuka cabang di kawasan Banyuasin didorong potensi kuliner di wilayah Palembang dan Banyuasin.
“Kami melihat masyarakat Palembang dan Banyuasin memiliki minat yang tinggi terhadap kuliner. Karena itu kami tertarik mengembangkan usaha di sini,” katanya.
Selain mengembangkan bisnis kuliner dan hiburan keluarga, keberadaan Lestari Resto diharapkan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja.
“Kami ingin ikut membantu Kabupaten Banyuasin agar lebih maju, terutama dari sektor kuliner. Kami juga ingin membantu pemerintah melalui penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar,” ujar Madya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi hadirnya usaha baru tersebut. Ia menilai pertumbuhan sektor usaha berperan penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, terutama melalui penciptaan lapangan pekerjaan. Menurutnya, sektor kuliner memiliki prospek yang cerah di Sumatera Selatan, dan bertambahnya usaha kuliner serta tempat rekreasi keluarga diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat potensi wisata kuliner daerah.
“Setiap tempat usaha yang dibuka memiliki makna besar bagi pembangunan daerah. Yang paling penting adalah mampu membuka lapangan pekerjaan,” kata Herman Deru.
Dengan menggabungkan kuliner khas Jawa, restoran, kafe, dan karaoke keluarga, Lestari Resto Cafe & Karaoke diharapkan menjadi pilihan baru bagi masyarakat Banyuasin, Palembang, dan sekitarnya untuk menikmati kuliner sekaligus berkumpul bersama keluarga.