BERITA TERKINI
Langkah Mengoptimalkan TikTok GO untuk Mendongkrak Penjualan UMKM Kuliner

Langkah Mengoptimalkan TikTok GO untuk Mendongkrak Penjualan UMKM Kuliner

Persaingan bisnis digital pada 2026 kian ketat, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner untuk bergerak lebih adaptif. TikTok GO kini tidak hanya dipandang sebagai media sosial, tetapi juga kanal yang dapat mendorong penjualan secara cepat jika dimanfaatkan dengan tepat.

Dalam konteks itu, HDA GO menawarkan layanan end-to-end untuk membantu pemilik restoran, coffee shop, hingga tempat makan mengubah eksposur digital menjadi omzet. Sejumlah langkah yang disarankan berfokus pada penguatan kepercayaan audiens, kemudahan transaksi, hingga konsistensi konten.

1. Mengandalkan “social proof” melalui kreator lokal
HDA GO mendorong penggunaan ulasan kreator sebagai bentuk “social proof”. Melalui program Creator Visit, kreator yang dinilai relevan dikurasi untuk datang langsung ke outlet. Konten ulasan yang dibuat secara natural dan autentik disebut efektif membangun kepercayaan pelanggan, terutama di tingkat lokal.

2. Mengaktifkan fitur transaksi instan
Agar calon pembeli tidak batal karena proses pemesanan yang rumit, HDA GO mengintegrasikan fitur Transaksi Instan. Dengan fitur ini, penonton yang tertarik dari video dapat langsung memesan menu atau melakukan reservasi tanpa perlu berpindah aplikasi atau mencari kontak secara manual.

3. Memanfaatkan teknologi berbasis lokasi (LBS)
Promosi juga diarahkan agar lebih tepat sasaran, yakni menjangkau pengguna yang berada di sekitar gerai. CEO HDA, Brian Putra Bastara, mengatakan teknologi LBS membuat algoritma TikTok GO memprioritaskan konten promosi muncul di beranda pengguna yang secara geografis dekat dengan lokasi usaha. Pernyataan itu disampaikan pada Senin (19/01/2026).

4. Menjaga konsistensi konten di FYP
Konsistensi dinilai menjadi salah satu kunci dalam algoritma TikTok. HDA GO menyebut dukungan ribuan kreator dapat membantu brand tetap relevan dan konsisten muncul di halaman FYP (For You Page) audiens, dengan gaya konten yang persuasif.

5. Membangun “content engine” internal
Selain mengandalkan pihak eksternal, UMKM juga didorong agar mandiri secara digital. HDA GO menyediakan pelatihan bagi karyawan UMKM untuk membuat konten pendek secara mandiri. “Fokus kami adalah hasil nyata: video banyak, jangkauan luas, dan terjadi penjualan langsung,” ujar Brian.

HDA GO menyatakan tidak hanya menawarkan promosi, tetapi juga pendampingan penuh melalui skema Full Onboarding. Tim pendamping disebut memandu pelaku usaha mulai dari pendaftaran hingga penyusunan strategi pemasaran.

Di sisi lain, HDA GO juga membuka peluang kolaborasi bagi konten kreator. Kreator yang bergabung disebut mendapatkan akses ke jaringan mitra kuliner dan wisata, serta dukungan teknologi untuk meningkatkan nilai konten mereka. Dengan rekam jejak memunculkan ribuan konten kreator sukses, HDA GO menyatakan optimistis dapat membantu UMKM lokal naik kelas di pasar digital.