BERITA TERKINI
Kuliner Lokal Rote Ndao Dinilai Kian Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi Pesisir

Kuliner Lokal Rote Ndao Dinilai Kian Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi Pesisir

Kuliner lokal di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, dinilai semakin berperan sebagai daya tarik utama pariwisata, tidak lagi sekadar pelengkap saat berlibur. Keanekaragaman cita rasa tradisional, bersama panorama pantai dan kekayaan budaya, disebut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama di wilayah pesisir.

Pandangan tersebut disampaikan Anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Rote Ndao sekaligus pemilik Cafe 777 Rote, Dato Ali Gani atau Atskhi, dalam program Obrolan Akamsi di RRI Pro 4 Kupang, Senin (3/8/2026). Menurutnya, wisatawan umumnya mencari makanan khas daerah yang dikunjungi dan ingin mencicipinya.

Atskhi menilai salah satu keunggulan Rote Ndao terletak pada potensi wisata bahari serta hasil laut yang segar. Ia mengatakan, keberadaan usaha kuliner lokal, termasuk kafe di tepi pantai, dapat memberi dampak langsung pada ekonomi nelayan karena hasil tangkapan bisa langsung disaksikan pengunjung dan diolah sesuai pesanan.

Selain hidangan laut, ia menyebut sektor UMKM pesisir juga berkembang melalui pemanfaatan hasil alam, salah satunya rumput laut. Menurutnya, rumput laut di Rote memiliki kualitas yang baik dan telah diolah melalui program pemberdayaan perempuan pesisir menjadi beragam produk, seperti abon, sirup, stik, puding rumput laut, hingga sabun dan masker wajah alami.

Dalam kesempatan itu, Atskhi juga menanggapi anggapan sebagian wisatawan yang menilai biaya liburan ke Pulau Rote relatif mahal. Ia menyatakan di Rote tersedia berbagai pilihan harga untuk penginapan maupun makanan, serta mendorong calon pengunjung mencari informasi lebih luas melalui media sosial agar dapat menemukan opsi yang sesuai kebutuhan dan anggaran.