BERITA TERKINI
Kopi Slushie Ramai di Media Sosial, Ahli Gizi Ingatkan Kunci Sehat Ada pada Bahan Tambahan

Kopi Slushie Ramai di Media Sosial, Ahli Gizi Ingatkan Kunci Sehat Ada pada Bahan Tambahan

Minuman coffee slushie atau kopi beku yang dihaluskan bersama es tengah menjadi tren di media sosial. Meski tampilannya kerap menyerupai minuman pencuci mulut, ahli gizi menilai kopi slushie masih dapat menjadi pilihan yang relatif sehat selama tidak dipenuhi tambahan pemanis.

Ahli gizi sekaligus dietis asal Carolina Selatan, Lauren Manaker, mengatakan penyajian kopi dalam keadaan beku pada dasarnya tidak mengubah nilai gizinya dibandingkan kopi panas. Menurut dia, kopi slushie pada dasarnya tetap kopi, hanya disajikan dalam bentuk lebih dingin dan menyegarkan untuk musim panas.

Manaker menilai kopi slushie buatan sendiri bahkan bisa menjadi opsi yang lebih baik dibandingkan minuman slushie pada umumnya, yang sering mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi dan minim nilai gizi. Namun, ia mengingatkan bahwa persoalan utama biasanya bukan pada kopinya, melainkan pada berbagai bahan tambahan yang kerap digunakan.

Untuk membuatnya lebih mengenyangkan, Manaker menyarankan penggunaan susu sapi. Selain memberi rasa lebih lembut, susu mengandung protein serta berbagai vitamin dan mineral yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa perlu menambahkan gula.

Bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa, susu bebas laktosa disebut dapat memberikan manfaat gizi yang serupa. Meski begitu, Manaker menekankan bahwa sirup berperisa, krimer manis, krim kocok, hingga aneka topping bergula dapat meningkatkan kandungan kalori dan gula tambahan secara signifikan, sehingga kopi slushie lebih menyerupai hidangan penutup ketimbang minuman kopi.

Pendapat senada disampaikan pendiri perusahaan kopi Incredibrew, Chandra Holt. Ia menyebut kopi cocok dijadikan minuman beku karena sekitar 95 persen komposisinya terdiri atas air. Dengan membekukan kopi terlebih dahulu, seseorang tidak perlu menambahkan es batu saat menghaluskannya, sekaligus dapat menghasilkan tekstur slushie yang lebih lembut tanpa mengurangi cita rasa kopi.

Holt juga menyarankan penggunaan seduhan kopi yang lebih pekat agar rasa kopi tetap terasa setelah dicampur dengan susu. Meski sedang populer, para ahli mengingatkan manfaat kesehatan kopi slushie tetap bergantung pada bahan yang digunakan. Mengurangi gula tambahan dan memilih bahan yang lebih bernutrisi dinilai menjadi kunci agar minuman viral ini tetap menjadi pilihan yang lebih sehat.