Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Tim KKN Tematik 2026 Tim 31 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Panti Pelayanan Sosial (PPS) Mardi Utomo, Semarang. Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNDIP, dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan Prof. Dr. Ir. Erni Setyowati, M.T. dan Prof. Dr. Diana Nur Afifah, S.TP., M.Si.
Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga binaan melalui pendekatan edukatif, preventif, serta pemberdayaan berbasis potensi lokal. Kegiatan diikuti 30 penerima manfaat dengan rentang usia pralansia hingga lansia.
Rangkaian acara diawali dengan edukasi kesehatan dasar dan kesehatan mental yang disampaikan mahasiswa lintas disiplin dari Fakultas Kedokteran serta Fakultas Sains dan Matematika UNDIP. Materi kemudian dilanjutkan dengan edukasi gizi seimbang dan pemanfaatan hasil kebun panti sebagai sumber pangan bergizi oleh mahasiswa bidang gizi.
Untuk mengukur pemahaman peserta, tim menerapkan metode pre-test dan post-test serta kuis interaktif yang mendorong partisipasi aktif warga binaan. Pendekatan ini dirancang agar pembelajaran berlangsung lebih inklusif dan dapat diterapkan dalam keseharian.
Selain edukasi kesehatan, kegiatan juga memasukkan unsur pemberdayaan ekonomi. Peserta mendapatkan pelatihan perancangan kemasan produk, strategi branding, hingga perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) untuk memperkuat nilai tambah produk olahan panti dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Puncak kegiatan diisi layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pengukuran tekanan darah, status gizi, serta pemeriksaan biokimia sederhana. Hasil pemeriksaan menunjukkan variasi kondisi kesehatan peserta, termasuk kecenderungan pra-hipertensi, hipertensi, obesitas, serta kadar kolesterol dan asam urat tinggi pada sebagian warga binaan.
Temuan tersebut menegaskan pentingnya edukasi gizi berkelanjutan, pengaturan pola makan seimbang, serta pemantauan kesehatan rutin, terutama bagi kelompok usia lanjut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNDIP menghadirkan layanan kesehatan dasar sekaligus mendorong kesadaran kolektif mengenai gaya hidup sehat, kemandirian pangan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan.
Pelaksanaan program juga dikaitkan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan akses pangan bergizi, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan hasil kebun panti sebagai sumber pangan sehat dan berkelanjutan.

