BAYEMAN, ARJASA — Tim KKN Kolaboratif Desa Bayeman 2026 menggelar program kerja pertama berupa pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui “Pelatihan dan Pendampingan UMKM Desa Bayeman: Nasi Goreng Buah Naga sebagai Inovasi Olahan Terbaru”. Kegiatan ini menyasar warga serta pelaku UMKM yang ingin mengembangkan maupun memulai usaha kuliner.
Nasi goreng buah naga disebut bukan hal baru bagi masyarakat Desa Bayeman. Olahan tersebut sempat menjadi sorotan pada 2018. Melihat potensi yang dinilai belum tergarap maksimal, mahasiswa KKN berinisiatif menghidupkan kembali ikon kuliner lokal itu dengan tampilan yang lebih segar dan berkelanjutan.
Pelatihan berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, pemerintah desa, serta pihak kecamatan. Puluhan peserta dari kalangan ibu-ibu hingga bapak-bapak hadir mengikuti kegiatan. Sejumlah peserta juga mendapat kesempatan mempraktikkan langsung proses pembuatan nasi goreng buah naga, termasuk penyajian melalui garnis dan plating.
Acara ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan peserta serta ketua pelaksana, kemudian dilanjutkan dokumentasi bersama. Ibu Mila selaku Ibu Kepala Dusun Krajan turut menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan agar pendampingan dapat berlanjut.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada proses memasak, tetapi juga diarahkan untuk mendorong inovasi kuliner lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan UMKM Desa Bayeman. Melalui kegiatan tersebut, warga diajak melihat buah naga tidak hanya sebagai komoditas segar, melainkan bahan baku yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.
Tim KKN Kolaboratif Desa Bayeman 2026 berharap kegiatan ini dapat mempercepat revitalisasi potensi lokal, mendorong kemandirian ekonomi, serta membangun sinergi berkelanjutan di tingkat masyarakat.