BERITA TERKINI
Ketua TP PKK Hulu Sungai Selatan Buka Gerakan Genting dan Sigap Sehat di Tanah Bangkang

Ketua TP PKK Hulu Sungai Selatan Buka Gerakan Genting dan Sigap Sehat di Tanah Bangkang

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, menghadiri sekaligus membuka Gerakan Cegah Stunting (Genting) dan Sinergi Gerakan Kampanye Sehat (Sigap Sehat) di Gedung Serbaguna Desa Tanah Bangkang, Senin.

Sebelum rangkaian kegiatan utama dimulai, Hj. Mustaidah bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten HSS dan para kader mengikuti senam sehat bersama di depan Kantor Desa Tanah Bangkang. Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye hidup sehat serta ajakan membangun kebiasaan menjaga kesehatan melalui aktivitas sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Selain kampanye, kegiatan Genting dan Sigap Sehat juga diisi edukasi kesehatan dengan menghadirkan narasumber. Dokter Spesialis Anak, Hj. Siti Hairiah, memaparkan materi “Pencegahan Stunting Melalui Pola Asuh dan Penerapan PHBS di Rumah Tangga” yang menekankan peran keluarga dalam membangun lingkungan mendukung tumbuh kembang anak, termasuk pola asuh yang tepat serta kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam keseharian.

Materi berikutnya disampaikan Ahli Gizi, Rabiatun Nisa, bertajuk “Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Mencegah Stunting Sejak Dini.” Edukasi ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi anak secara seimbang sebagai bagian dari pencegahan stunting.

Dalam sambutannya, Hj. Mustaidah menegaskan perhatian terhadap kesehatan anak merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa. “Anak-anak adalah masa depan kita, penerus bangsa sekaligus investasi terbesar yang kita miliki. Untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing, mereka membutuhkan satu pondasi utama, yaitu kesehatan yang optimal sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan stunting tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berhubungan dengan tumbuh kembang, kemampuan belajar, dan kualitas hidup di masa mendatang. Karena itu, pencegahan stunting dinilai membutuhkan perhatian serta keterlibatan bersama dari berbagai pihak.

Menurutnya, Genting dan Sigap Sehat menjadi momentum untuk memperkuat tiga hal dalam pencegahan stunting. Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi pemenuhan gizi seimbang, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang disebut sebagai periode penting dalam tumbuh kembang anak. Kedua, mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mulai dari menjaga sanitasi, memastikan ketersediaan dan penggunaan air bersih, hingga membiasakan cuci tangan pakai sabun. Ketiga, memperkuat peran keluarga dan kader agar ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita memperoleh pemantauan kesehatan, tumbuh kembang, serta asupan nutrisi yang cukup dan seimbang secara berkala.

Hj. Mustaidah mengingatkan pencegahan stunting dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan konsisten di lingkungan keluarga. Ia menyebut anak perlu pemantauan tumbuh kembang rutin, asupan gizi yang cukup dan seimbang, pola asuh yang baik, serta perhatian kesehatan sejak dini.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada tenaga kesehatan, kader PKK, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta pihak terkait yang selama ini bekerja dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak. Kepada para orang tua dan masyarakat, ia mengajak untuk tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika memiliki pertanyaan atau kekhawatiran terkait tumbuh kembang anak, serta memanfaatkan layanan posyandu secara rutin sebagai sarana pemantauan kesehatan dan pertumbuhan anak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Sungai Raya Fathul Musalli bersama Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Raya, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten HSS, kepala desa dan Ketua TP PKK Desa Tanah Bangkang, para penerima bingkisan, kader, serta unsur terkait lainnya.