Kelurahan Pademangan Timur kembali melaksanakan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) B3 pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan berlangsung pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB di Aula RPTRA Kelurahan Pademangan Timur.
Program MBG disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi sejak masa kehamilan hingga masa awal pertumbuhan anak, termasuk pada periode seribu hari pertama kehidupan.
Proses pendistribusian berlangsung tertib dengan tahapan registrasi dan verifikasi data penerima manfaat. Petugas memberikan arahan agar pembagian berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 362 penerima manfaat menerima bantuan MBG, terdiri atas 333 balita, 25 ibu menyusui, dan 4 ibu hamil. Kelompok tersebut dinilai memiliki kebutuhan gizi lebih tinggi untuk mendukung pertumbuhan anak serta kesehatan ibu dan bayi.
MBG B3 juga ditujukan untuk mendukung penurunan angka stunting dan peningkatan status gizi pada kelompok rentan. Dalam pelaksanaannya, program ini menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, kader masyarakat, dan partisipasi keluarga dalam penerapan pola hidup sehat serta konsumsi makanan bergizi.
Selain pembagian makanan, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai pola makan bergizi, seimbang, dan beragam. Petugas memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya pemenuhan protein, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.
Sejumlah unsur turut hadir melakukan monitoring untuk memastikan pendistribusian berjalan sesuai prosedur, di antaranya Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat beserta staf, Pengurus Barang, Penyuluh Keluarga Berencana Pademangan Timur, Kasatpel PPAPP Kecamatan Pademangan, Tim Penggerak PKK Kelurahan Pademangan Timur, serta Tim MBG.
Kelurahan Pademangan Timur menyatakan akan terus mendukung program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan gizi masyarakat secara berkelanjutan.