Kalla Beton menggelar Kick Off Meeting Tahun 2026 sebagai langkah untuk memperkuat kesiapan bisnis dan menyelaraskan visi perusahaan di tengah persaingan industri konstruksi yang kian kompetitif. Kegiatan ini berlangsung di Makassar pada Selasa, 13 Januari 2026, dan dihadiri jajaran komisaris, manajemen, serta pimpinan unit kerja.
Dengan tema “Driving Resilient & Profitable Growth”, forum tersebut menegaskan komitmen perusahaan membangun organisasi yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai bagi pelanggan dan para pemangku kepentingan.
Kick Off Meeting ini juga menjadi ruang refleksi kinerja Kalla Beton sepanjang 2025, sekaligus penyampaian arah bisnis, target kinerja, dan inisiatif prioritas yang akan dijalankan pada 2026. Manajemen menekankan pentingnya ketangguhan organisasi dalam merespons perubahan industri, disertai inovasi dan efisiensi di seluruh lini operasional.
Strategic Business Improvement Kalla Beton, Noviana Djunaid, mengatakan tema yang diusung menjadi pengingat bagi seluruh karyawan tentang cara mencapai pertumbuhan berkelanjutan.
“Driving Resilient & Profitable Growth menegaskan bahwa pertumbuhan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui organisasi yang adaptif, kolaboratif, serta fokus pada keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan,” ujarnya.
Untuk 2026, Kalla Beton menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Target tersebut didukung oleh sejumlah kontrak proyek strategis nasional yang telah diamankan perusahaan.
Chief Operating Officer Kalla Beton, Ali Syamsu Wairooy, menyatakan manajemen optimistis dapat mencapai target dengan dukungan proyek yang telah diperoleh, dengan fokus pada eksekusi yang disiplin dan efisien serta berorientasi pada kualitas.
“Kami optimistis target pertumbuhan dapat dicapai dengan dukungan proyek-proyek strategis yang telah kami peroleh. Fokus utama kami adalah memastikan eksekusi yang disiplin, efisien, serta berorientasi pada kualitas,” katanya.
Ia menambahkan, pencapaian target memerlukan sinergi dan kontribusi aktif seluruh karyawan, termasuk komitmen terhadap keselamatan kerja dan kualitas.
“Dengan sinergi, disiplin eksekusi, serta komitmen terhadap keselamatan dan kualitas, kami yakin Kalla Beton dapat terus menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Selain pemaparan strategi dan target kinerja, Kick Off Meeting 2026 juga diisi diskusi interaktif serta penguatan budaya perusahaan yang menitikberatkan pada keselamatan kerja, kualitas produk, dan keberlanjutan.
Sejalan dengan strategi pertumbuhan, Kalla Beton juga menegaskan komitmen keberlanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) “Kalla Beton Peduli” yang dilaksanakan di Gorontalo dan Kendari pada akhir 2025. Program tersebut dirancang untuk memberi dampak bagi masyarakat sekitar wilayah operasional melalui kegiatan sosial, lingkungan, dan kemanusiaan.
Di Gorontalo, kegiatan difokuskan pada bantuan sosial dan aktivitas kemasyarakatan berbasis partisipasi warga. Sementara di Kendari, program mencakup pemeriksaan kesehatan, pelatihan wirausaha, serta penyaluran bantuan sembako.
Sales & Marketing Readymix Manager Kalla Beton, Syatir, menyebut program tersebut sebagai wujud komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Melalui Kalla Beton Peduli, kami ingin hadir tidak hanya sebagai pelaku bisnis, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial yang berkelanjutan,” katanya.
Dengan strategi yang disiapkan, dukungan proyek strategis nasional, serta penguatan program keberlanjutan, Kalla Beton menyatakan kesiapan menghadapi 2026 sebagai perusahaan konstruksi yang adaptif dan berorientasi pada pertumbuhan yang menguntungkan.

