BERITA TERKINI
Jelang Rencana Aksi di Jakarta, Polda Jabar Imbau Warga Bijak Bermedsos dan Tak Mudah Terprovokasi

Jelang Rencana Aksi di Jakarta, Polda Jabar Imbau Warga Bijak Bermedsos dan Tak Mudah Terprovokasi

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyikapi dinamika situasi keamanan menjelang rencana aksi unjuk rasa di Jakarta.

Masyarakat diminta lebih bijak serta cermat dalam menyaring informasi yang beredar, terutama melalui media sosial. Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan tidak menerima begitu saja informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Bijaklah dalam menggunakan media sosial dan pastikan terlebih dahulu kebenaran setiap informasi yang diterima maupun dibagikan,” ujar Hendra pada Senin (24/8/2026).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan terkait rencana aksi penyampaian aspirasi oleh sejumlah kelompok masyarakat di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 27 Agustus 2026. Menurut Polda Jabar, momentum seperti ini berpotensi dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan narasi provokatif.

Hendra juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan “saring sebelum sharing”. Ia meminta warga mewaspadai dan tidak menyebarluaskan informasi yang mengandung ajakan melanggar hukum, provokasi, maupun naskah yang dapat memicu keresahan.

“Mari bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran hoaks atau informasi provokatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat luas,” tegasnya.

Polda Jabar menegaskan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak demokrasi. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan secara tertib, damai, dan mematuhi koridor hukum yang berlaku tanpa mengganggu ketenteraman umum.