Jakarta — Vokalis Ifan Seventeen merilis ulang lagu “Apa Kabar” dalam versi terbaru bertajuk “Apa Kabar (Alternative Version)”. Lagu ini sebelumnya telah dirilis dan menjadi salah satu materi dalam album pertama Ifan Seventeen, Resonance, yang meluncur pada 9 Januari 2026.
Ifan menyebut versi alternatif ini tidak sekadar menghadirkan lagu lama dengan kemasan baru. Aransemen yang dihadirkan disebut lebih matang dan mendalam, dengan pendekatan musikal yang dirancang untuk memperkuat suasana kesepian, kerinduan, dan kepasrahan yang terkandung dalam lirik.
“Memang versi terbaru ini disajikan melalui pendekatan musikal yang lebih matang dan mendalam. Aransemen musiknya dibangun untuk semakin memperkuat suasana kesepian, kerinduan serta kepasrahan yang terdapat di dalam lirik lagunya,” ujar Ifan dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).
Melalui “Apa Kabar (Alternative Version)”, Ifan ingin mengajak pendengar menghayati kembali perasaan yang mungkin pernah dialami: menanyakan kabar seseorang secara diam-diam, berusaha tampak baik-baik saja, namun masih menyimpan harapan agar orang tersebut kembali.
Ia menilai versi terbaru ini menawarkan pengalaman mendengarkan yang berbeda dibandingkan rilisan sebelumnya. Menurut Ifan, interpretasi baru tersebut dibuat lebih intim, reflektif, dan emosional.
“Lagu ini bukan sekadar menghadirkan lagu lama dengan kemasan baru. Namun versi baru ini menjadi sebuah interpretasi yang menawarkan pengalaman mendengarkan berbeda, lebih intim, reflektif dan emosional dibandingkan versi sebelumnya,” katanya.
Perilisan versi alternatif “Apa Kabar” juga terkait dengan perjalanan musik Ifan melalui album Resonance. Bagi Ifan Seventeen, Resonance menjadi penanda penting kembalinya ia ke jati diri musik Seventeen yang selama ini melekat padanya, setelah sempat bereksperimen dengan berbagai genre.
“Kalau sebagai solois ini album kedua, kalau Seventeen ini album ke-8. Sebenarnya apa yang bedain, ya sama saja. Cuma album ini yang gue ingin mengembalikan rasanya Seventeen,” ujar Ifan pada 18 Januari lalu di KFC Kemang, Jakarta Selatan.
Ifan juga pernah mengungkap bahwa setelah musibah yang menimpa Seventeen, ia sempat berusaha menjadi sosok lain, termasuk dengan merilis album bernuansa rock. Namun, ia merasa perlu kembali pada warna musik yang menurutnya merupakan jati diri. “Tapi ternyata gue harus pulang lagi, karena merasa emang ini jati diri gue,” kata Ifan.