BERITA TERKINI
Hotel Tentrem Yogyakarta Perkenalkan Plant Based Menu untuk Jawab Tren Hidup Sehat

Hotel Tentrem Yogyakarta Perkenalkan Plant Based Menu untuk Jawab Tren Hidup Sehat

Hotel Tentrem Yogyakarta menghadirkan Plant Based Menu sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan dan antusiasme masyarakat terhadap pola hidup sehat, termasuk dalam memilih makanan.

Public Relations Manager Hotel Tentrem Yogyakarta, Adventa Pramushanti, mengatakan jumlah orang yang menjalani gaya hidup sehat terus bertambah dari hari ke hari. Menurutnya, perhatian terhadap asupan makanan juga semakin besar, sehingga hotel berupaya menghadirkan alternatif menu yang lebih sehat.

“Plant Based Menu ini merupakan sajian alternatif menu sehat makan sayur, tetapi tidak harus dalam bentuk sayur. Tetap ada daging dalam tanda kutip, namun terbuat dari sayur. Harapannya bisa dinikmati semua segmen juga, orang tua maupun anak-anak,” ujar Adventa Pramushanti pada Selasa (9/8/2022).

Dalam kategori Salad Bowl, menu yang ditawarkan antara lain Mediterranean Quinoa Bowl seharga Rp128.000++, Chicken Healty Bowl Rp98.000++, serta Beefless Steak Salad Rp118.000++. Untuk Burger & Sandwich tersedia Mushroom Pao Burger Rp78.000++, Double Stack Smokey BBQ Meatless Burger Rp148.000++, dan Multi Grain Chicken Sandwich Rp88.000++.

Sementara itu, untuk kategori Main Course, Hotel Tentrem Yogyakarta menghadirkan Selat Solo Rp98.000++, Nasi Campur Rp138.000++, Chicken Katsu Curry Rp118.000++, serta Beef Black Pepper Rp128.000++.

Executive Chef Hotel Tentrem Yogyakarta, Philip Walasary, menjelaskan bahwa penyusunan menu turut mempertimbangkan besaran kalori pada setiap hidangan. Ia mengatakan pihaknya bekerja sama dengan nutrisionis untuk menghitung kebutuhan tersebut, sekaligus menjawab kebutuhan pelanggan yang peduli kesehatan maupun yang menjalani pola makan vegetarian.

“Kami kerja sama dengan Nutrisionis untuk memperhitungkan kalori. Orang saat ini peduli pada kesehatan, ada juga yang vegetarian, kami mencoba menjawab kebutuhan mereka,” kata Philip.

Philip menambahkan, kehadiran menu ini juga diharapkan dapat mengubah anggapan bahwa makanan sehat identik dengan rasa yang kurang menarik. Menurutnya, tantangan yang ingin dijawab adalah menunjukkan bahwa menu sehat tetap bisa disajikan dengan cita rasa yang enak.

“Merubah pandangan orang tentang menu sehat itu tentunya juga menjadi tantangan. Kami ingin memberi tahu makanan sehat itu, ternyata bisa enak,” ujarnya.