Jakarta, 2 Juni 2026 — Indonesia memperingati Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 sebagai bagian dari momentum World Milk Day yang diperingati setiap 1 Juni. Tahun ini, HSN mengusung tema “Dengan Susu, Generasi Kuat, Indonesia Hebat” dan disampaikan melalui konferensi pers di Gedung Graha Mandiri Lantai 3, Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Jakarta.
Peringatan HSN 2026 diinisiasi oleh Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS), Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI), dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Kegiatan ini didukung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, serta Badan Gizi Nasional.
Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Widiastuti, menyatakan Hari Susu Nusantara tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga wujud sinergi lintas sektor—mulai dari pemerintah, industri, peternak, hingga masyarakat—untuk mendorong pemenuhan gizi anak. “Hari Susu Nusantara bukan sekadar peringatan tahunan. Ini adalah wujud nyata sinergi lintas sektor dari pemerintah, industri, peternak, hingga masyarakat untuk bersama-sama memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dengan gizi yang optimal,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, disebutkan utilisasi industri pengolahan susu nasional saat ini berada di angka 72 persen. Kondisi itu dinilai masih membuka ruang pengembangan. Jika konsumsi susu masyarakat meningkat hingga kisaran 23 liter per kapita per tahun, utilisasi industri pengolahan susu nasional diproyeksikan dapat naik hingga 95 persen, sekaligus membuka peluang peningkatan investasi dan penguatan ekosistem industri susu dari hulu hingga hilir.
Plt. Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Gunalan, menekankan pentingnya edukasi konsumsi susu sejak dini untuk membangun kebiasaan hidup sehat pada anak dan keluarga. Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI, Makmun, menyoroti perlunya penghargaan terhadap peternak sapi perah lokal sebagai bagian penting dalam rantai pasok pangan nasional.
Dari sisi industri, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian RI, Merrijantij Punguan Pintari, menyampaikan industri susu nasional masih memiliki potensi besar untuk berkembang melalui inovasi produk serta penguatan rantai pasok nasional.
Rangkaian HSN 2026 turut didukung PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk sebagai produsen susu nasional yang menaungi merek Indomilk. General Manager RND Health & Wellness Divisi Dairy PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Tjatur Budi Lestijaman, menyampaikan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesadaran peran gizi, khususnya susu, untuk mendukung tumbuh kembang anak. Ia juga menyebut Indomilk Kids Yogurt yang rendah gula dan telah memperoleh centang hijau sebagai Pilihan Lebih Sehat dari BPOM.
Dukungan terhadap penyelenggaraan HSN 2026 juga datang dari sejumlah badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau PELINDO. Kolaborasi ini disebut mencerminkan semangat lintas sektor dalam mendorong kesadaran konsumsi susu sebagai bagian dari pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang.
Melalui sinergi antara industri pengolahan susu, BUMN, pemerintah, asosiasi, dan pemangku kepentingan lainnya, Hari Susu Nusantara diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat edukasi gizi serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Puncak perayaan HSN 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026 dalam format Funwalk & Parade Nusantara di kawasan GBK Senayan, Jakarta, dan terbuka bagi masyarakat umum. Informasi lebih lanjut disampaikan tersedia melalui kanal media sosial resmi penyelenggara.

