BERITA TERKINI
Harga Telur dan Gula di Palembang Naik Jelang Ramadan, Warga Keluhkan Beban Belanja

Harga Telur dan Gula di Palembang Naik Jelang Ramadan, Warga Keluhkan Beban Belanja

Menjelang bulan suci Ramadan, warga Palembang mulai menghadapi kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok di warung-warung kelontong. Lonjakan harga ini dinilai menambah beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa komoditas mengalami kenaikan. Harga telur ayam ras yang sebelumnya Rp28.000 per kilogram meningkat menjadi Rp30.000 per kilogram. Sementara harga gula pasir naik dari Rp18.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.

Pemilik warung sembako, Windy, mengatakan kenaikan harga dipicu oleh naiknya harga pasokan dari pasar induk sejak memasuki bulan Syaban. Menurutnya, perubahan harga tersebut kerap menimbulkan keluhan pelanggan yang terkejut saat berbelanja.

Windy menambahkan, pedagang kecil berada dalam posisi sulit karena harus menjaga ketersediaan stok dengan modal yang lebih besar. “Kalau tidak stok, pelanggan bisa pindah. Tapi kalau harga terlalu mahal, pembeli juga banyak yang mengeluh dan mengurangi belanja,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Dari sisi konsumen, kenaikan harga turut dirasakan ibu rumah tangga. Rahma mengaku keberatan karena telur dan gula merupakan kebutuhan yang selalu dibeli, terlebih untuk persiapan menu sahur dan berbuka puasa.

Rahma menyebut kenaikan harga membuatnya menata ulang pola belanja. Ia mengurangi pembelian bahan lain dan memilih lauk yang lebih terjangkau agar anggaran rumah tangga tetap mencukupi. “Gula dan telur itu wajib ada buat buka puasa, tapi karena naik, terpaksa porsi belanja yang lain dikurangi atau beralih ke lauk yang lebih murah seperti tahu tempe setiap hari,” ucap Rahma.

Kondisi di tingkat warung ini menunjukkan rentannya daya beli masyarakat terhadap fluktuasi harga pangan menjelang hari besar keagamaan. Warga berharap pasokan dari distributor tetap lancar agar harga kebutuhan pokok kembali stabil dan Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang.