BERITA TERKINI
Hai Phong Kembangkan Peta Kuliner Digital dan Perluas Pembayaran Nontunai untuk Dorong Ekonomi Malam

Hai Phong Kembangkan Peta Kuliner Digital dan Perluas Pembayaran Nontunai untuk Dorong Ekonomi Malam

Pemerintah Kota Hai Phong memperkuat agenda transformasi digital sekaligus mendorong pengembangan ekonomi malam hari melalui pembangunan Peta Kuliner Digital Hai Phong. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Hai Phong bersama instansi terkait, berkoordinasi dengan Foody - ShopeeFood Joint Stock Company, serta dibarengi dengan perluasan model pembayaran tanpa uang tunai di berbagai tempat makan dan minum.

Inisiatif tersebut dipandang sebagai langkah praktis untuk mengintegrasikan sektor makanan dan minuman dengan transformasi digital kota. Targetnya adalah membentuk ekosistem pariwisata yang lebih cerdas, modern, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan.

Melalui program ini, pelaku usaha yang memenuhi syarat akan memiliki lokasi dan informasi resmi yang diperbarui pada Peta Kuliner Digital Hai Phong. Peta tersebut diintegrasikan ke dalam aplikasi Smart Hai Phong dan direncanakan menjadi saluran informasi resmi yang memudahkan masyarakat serta wisatawan mencari, menemukan, dan memilih tempat makan yang bereputasi serta berkualitas.

Lebih dari sekadar direktori, peta digital ini juga diharapkan menjadi penghubung antara pelaku usaha dan wisatawan. Pemerintah setempat menilai platform ini dapat membantu mempromosikan nilai kuliner khas kota pelabuhan Hai Phong, mulai dari warung tradisional keluarga dan hidangan yang telah dikenal luas hingga model bisnis modern yang menyasar wisatawan, agar menjangkau basis pelanggan yang lebih besar melalui kanal digital.

Sejalan dengan itu, penerapan metode pembayaran modern seperti pemindaian kode QR, dompet elektronik, dan transfer bank disebut membawa manfaat praktis bagi pelaku usaha. Pembayaran nontunai dinilai dapat mempercepat pelayanan, mengurangi kesalahan pencatatan pemasukan dan pengeluaran, serta menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman, aman, dan profesional bagi pelanggan.

Bagi usaha rumahan, penyedia jasa makanan, dan operator wisata kuliner, partisipasi dalam program ini juga disebut sebagai kesempatan memperoleh dukungan dalam proses transformasi digital. Unit yang terlibat akan mendapatkan bimbingan tim teknis, mulai dari cara menyiapkan toko di platform digital, mengoptimalkan katalog produk dan layanan, hingga mengakses kebijakan dukungan awal dalam skema kerja sama.

Tempat usaha yang berpartisipasi juga diprioritaskan untuk ditampilkan dalam kegiatan promosi pariwisata yang diselenggarakan kota. Kebijakan ini dinilai relevan di tengah upaya Hai Phong memperluas ruang wisata malam, termasuk pengembangan jalan pejalan kaki, jalan kuliner, serta penyelenggaraan berbagai acara dan festival budaya berskala besar guna menarik wisatawan.

Pembangunan Peta Kuliner Digital Hai Phong ditegaskan bukan hanya digitalisasi data tempat makan, melainkan langkah membentuk basis data kuliner terpusat. Melalui pendekatan ini, Hai Phong menargetkan terbentuknya ekosistem pariwisata cerdas secara bertahap, peningkatan daya saing industri jasa, serta penguatan citra kota sebagai wilayah yang modern dan ramah.

Dengan terhubungnya berbagai destinasi kuliner dalam satu platform digital, wisatawan diharapkan lebih mudah mengakses pengalaman khas kota pesisir tersebut. Sementara bagi pelaku usaha, program ini diproyeksikan membuka peluang memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperdalam keterlibatan dalam rantai nilai pariwisata lokal.

Dalam perjalanan membangun kota pintar dan mengembangkan ekonomi digital, Peta Kuliner Digital Hai Phong diharapkan menjadi perangkat efektif untuk memperluas penyebaran nilai budaya kuliner setempat sekaligus menciptakan dorongan baru bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi malam hari pada tahun-tahun mendatang.