JOMBANG – Anak-anak dinilai penting belajar mengenal berbagai rasa sejak dini. Pembelajaran itu salah satunya dilakukan Imroatus Sholihah, guru KB Nurul Huda di Dusun Larangan, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Jombang, melalui metode praktik yang melibatkan pendampingan orang tua.
Imroatus mengatakan rasa ingin tahu anak dapat dimanfaatkan untuk memperkaya pengetahuan mereka, termasuk memahami rasa-rasa dasar. Sebelum kegiatan dimulai, siswa diperkenalkan terlebih dahulu dengan contoh rasa, seperti cabai yang pedas, garam asin, gula manis, jeruk nipis asam, dan kopi pahit.
Dalam pelaksanaannya, orang tua menyiapkan bahan utama berupa garam, gula, jeruk nipis, dan kopi yang diletakkan di wadah kecil. Anak kemudian mencicipi satu per satu agar memahami perbedaan manis, asam, asin, dan pahit.
Menurut Imroatus, kegiatan ini perlu dilakukan dengan pendampingan orang tua agar anak mendapat penjelasan yang tepat sesuai panduan dari guru. Ia menambahkan, pembelajaran mengenal rasa dapat membantu siswa mengeksplorasi rasa makanan di sekitar melalui indra pengecap.
Selain pengenalan rasa, orang tua juga diingatkan untuk mengajarkan anak bersyukur. “Sambil memberi pengetahuan orang tua harus memberikan pengertian untuk selalu bersyukur kepada Allah,” ujar Imroatus yang juga menjabat ketua Himpaudi Bareng.

