Ballroom Hotel Aryaduta Palembang dipadati ratusan peserta dalam kegiatan Grand Baking Demo bertajuk “Ragam Raso Kito” yang digelar melalui kolaborasi Sania dan Aryaduta Palembang, Minggu (9/8/2026).
Panitia mencatat sebanyak 755 peserta dari berbagai usia dan latar belakang mengikuti kegiatan yang mengusung semangat memperkenalkan sekaligus mengembangkan kuliner lokal Palembang melalui kreasi masakan.
Sejak pagi, antusiasme terlihat di lokasi. Peserta tidak hanya menyaksikan demonstrasi memasak, tetapi juga mengikuti proses pengolahan berbagai menu yang dipandu sejumlah narasumber.
Acara turut dimeriahkan kehadiran Nicky Tirta selaku Brand Ambassador Sania dan Bunda Rayya. Keduanya memandu peserta mengkreasikan menu kekinian dengan tetap mempertahankan cita rasa khas Palembang. Berbagai materi dibahas, mulai dari teknik dasar memasak hingga trik penyajian atau plating, dengan harapan dapat dipraktikkan kembali di rumah maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.
Selain sesi memasak, panitia menyediakan doorprize dengan total hadiah mencapai Rp25 juta. Hadiah yang dibagikan antara lain kulkas, televisi, mixer, hingga emas bagi peserta yang beruntung.
Manajer Sania, Novita Chen, menyebut kegiatan ini tidak sekadar ajang demonstrasi memasak, tetapi juga bagian dari upaya mendukung pengembangan kuliner lokal melalui inovasi dan kreasi. “Sania selalu mendukung acara dan pengenalan kuliner lokal melalui kreasi masakan yang dimodifikasi sedemikian rupa agar warga lokal dapat mengembangkan dan ilmu yang diperoleh bisa terus digunakan semaksimal mungkin,” ujar Novita.
Menurutnya, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi kegiatan produktif, termasuk bagi masyarakat yang bergerak di bidang kuliner.
Sania dan Aryaduta Palembang juga berharap “Ragam Raso Kito” dapat digelar secara rutin dan menjangkau lebih banyak komunitas. Sasaran kegiatan diharapkan tidak hanya ibu rumah tangga, tetapi juga generasi muda, pelaku UMKM kuliner, serta masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap dunia memasak.
“Kami ingin kegiatan ini jadi ruang belajar yang inklusif. Dari dapur rumahan sampai dapur usaha, semua bisa dapat inspirasi baru. Semoga ke depan lebih banyak lagi kolaborasi yang mengangkat kekayaan rasa Nusantara, khususnya Palembang, agar terus dikenal dan dibanggakan,” tutup Novita.
Dengan kehadiran 755 peserta, “Ragam Raso Kito” menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang memadukan edukasi, kreativitas, dan kekayaan kuliner lokal, sekaligus menjadi ruang untuk mengenalkan kembali ragam cita rasa Palembang melalui kreasi masakan yang dapat dinikmati dan dikembangkan.