PT Esensi Solusi Buana (ESB), perusahaan teknologi penyedia software all in one berbasis cloud untuk industri food and beverage (F&B), memperluas langkah transformasi digitalnya ke wilayah Sumatera. Setelah memulai dari Batam, ESB melanjutkan ekspansi ke Medan.
Pertumbuhan bisnis kuliner di Medan dinilai berlangsung dinamis. Namun, di tengah perkembangan tersebut, masih banyak pelaku usaha yang mengandalkan sistem operasional manual dan belum terintegrasi. Kondisi ini membuat kontrol transaksi, pengelolaan stok, serta pencatatan keuangan belum berjalan optimal, sehingga menjadi tantangan nyata bagi pelaku usaha.
Co Founder dan CEO ESB, Gunawan, mengatakan dinamika pertumbuhan bisnis kuliner di Medan turut memunculkan kebutuhan baru dalam pengelolaan operasional. Ia menilai sistem digital terintegrasi dengan data real time dapat membantu pelaku usaha menjalankan bisnis lebih terukur, menjaga konsistensi operasional, serta mengurangi risiko kebocoran dan fraud dalam jangka panjang.
Sebagai bagian dari upaya memahami kebutuhan pelaku usaha, ESB membangun kolaborasi dengan ekosistem pengusaha lokal di Medan, salah satunya melalui diskusi dan pertemuan bersama Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Medan. Gunawan menyebut komunitas tersebut menjadi ruang bertukar pengalaman bagi pelaku usaha kuliner dalam menghadapi tantangan operasional di tengah pertumbuhan bisnis yang cepat.
Ketua TDA Medan, Chairil F Siregar, menyampaikan tantangan operasional masih menjadi isu bagi banyak pengusaha kuliner di daerah. Menurutnya, kebutuhan akan solusi yang lebih rapi dan terkontrol biasanya baru terasa ketika usaha mulai ramai dan kompleks. Ia menilai pendampingan serta solusi operasional yang mudah diterapkan menjadi penting agar pengusaha dapat tetap fokus mengembangkan usaha.
Untuk memperkuat kesiapan operasional pelaku usaha kuliner di Medan, ESB bersama TDA menggelar kegiatan Kopdar Racik Bisnis F&B di Waroeng Steak & Shake Amir Hamzah Medan, Kamis (15/1). Kegiatan ini diisi diskusi interaktif, studi kasus, dan mini talk show yang membahas pengelolaan operasional bisnis secara lebih sistematis dan terukur, menghadirkan Agung Haryadi sebagai F&B Educator and Management Consultant, Edwin Djaja selaku Regional Sales Lead ESB, serta Elisa Emegina Tarigan sebagai Owner El’s Pizzeria.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pada 2025 komitmen ESB mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan teknologi penyedia sistem F&B terintegrasi dari Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch kategori Enterprise Technology & Robotics.

