BERITA TERKINI
ESB Pamerkan Solusi Teknologi Terintegrasi untuk Efisiensi Bisnis F&B di ALLFood Indonesia 2026

ESB Pamerkan Solusi Teknologi Terintegrasi untuk Efisiensi Bisnis F&B di ALLFood Indonesia 2026

PT Esensi Solusi Buana (ESB) menghadirkan solusi teknologi terintegrasi dalam ajang ALLFood Indonesia 2026 yang digelar pada 15–18 April 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Dalam pameran tersebut, ESB mengusung konsep “The Lean-Service Era” untuk menawarkan pendekatan digital yang ditujukan membantu pelaku usaha makanan dan minuman (F&B) bertahan serta berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi.

Co-Founder & CEO ESB, Gunawan, menyatakan gejolak ekonomi menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk beralih ke sistem operasional yang lebih efisien dan berbasis data. Menurutnya, saat harga bahan baku dan energi meningkat sementara margin menipis, pengelolaan biaya operasional perlu dilakukan secara lebih optimal.

Dalam keterangannya, Gunawan mengatakan ekosistem ESB dirancang untuk memangkas pemborosan, mengontrol biaya, dan menjaga profitabilitas bisnis kuliner, termasuk ketika terjadi tekanan ekonomi global.

ESB memperkenalkan empat pilar solusi untuk memperkuat ketahanan operasional bisnis kuliner. Pertama, ESB POS, aplikasi kasir berbasis cloud yang memungkinkan pemantauan transaksi secara real-time dan ditujukan untuk meningkatkan kecepatan layanan.

Kedua, ESB Core (ERP), sistem manajemen terintegrasi yang mencakup pengelolaan stok, akuntansi, serta pengadaan bahan baku. ESB menyebut, berdasarkan data internal perusahaan, sistem ini diklaim dapat meningkatkan efisiensi operasional hingga 35%.

Ketiga, ESB Order, sistem pemesanan online yang mengintegrasikan layanan dine-in, delivery, dan web-order dalam satu platform. Solusi ini ditujukan untuk membantu sinkronisasi pesanan secara otomatis dan disebut berpotensi meningkatkan transaksi hingga 63%.

ESB juga menyoroti peluang ekspansi digital di sektor F&B. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pemanfaatan website untuk penjualan F&B masih sangat rendah, yakni 0,02%.

Keempat, OLIN AI, aplikasi kecerdasan buatan yang mengolah data transaksi menjadi rekomendasi bisnis strategis. ESB menyebut teknologi ini memiliki tingkat akurasi hingga 98% serta dapat membantu memprediksi kebutuhan bahan baku, mengidentifikasi menu terlaris, dan menganalisis tren penjualan.

Partisipasi ESB dalam pameran tersebut juga diperkuat melalui kolaborasi dengan IWARE sebagai mitra strategis. IWARE menyediakan dukungan perangkat keras yang terintegrasi dengan sistem ESB untuk menghadirkan solusi end-to-end bagi pelaku usaha kuliner.

Direktur Utama IWARE, Sugiharto, menyatakan kolaborasi ini ditujukan menjawab kebutuhan efisiensi investasi di tengah tekanan ekonomi global. Ia menilai ketahanan bisnis kuliner memerlukan fondasi teknologi yang tepat, baik dari sisi perangkat lunak maupun perangkat keras, agar transformasi digital dapat dilakukan tanpa membebani arus kas.

Selama ALLFood Indonesia 2026 berlangsung di ICE BSD, ESB juga menawarkan promo khusus bagi pengunjung pameran, termasuk potongan harga hingga 50%. Pengunjung disebut dapat mencoba langsung berbagai solusi ESB serta berkonsultasi mengenai kebutuhan perangkat digital bersama tim ESB dan IWARE.