BERITA TERKINI
ESB Ajak Pelaku Usaha Kuliner Medan Beralih ke Sistem Digital untuk Perkuat Kontrol dan Tekan Risiko Fraud

ESB Ajak Pelaku Usaha Kuliner Medan Beralih ke Sistem Digital untuk Perkuat Kontrol dan Tekan Risiko Fraud

Pertumbuhan industri kuliner di Medan terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2024, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tercatat tumbuh 14,5% dan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi di kota yang kerap dijuluki “The Kitchen of Asia”.

Di tengah perkembangan tersebut, masih banyak pelaku usaha yang menjalankan operasional secara manual. Pola kerja ini dinilai membuat kontrol transaksi, stok, hingga keuangan belum berjalan optimal, sehingga berpotensi membuka celah kecurangan. Survei Fraud Indonesia 2025 mencatat 39% kasus fraud terjadi akibat lemahnya pengendalian internal.

Merespons tantangan itu, PT Esensi Solusi Buana (ESB) menawarkan solusi digital terintegrasi untuk mendukung pelaku usaha kuliner di Medan. “Dengan sistem digital yang tersaji secara real-time, pelaku usaha bisa menjalankan bisnis lebih terukur, menjaga konsistensi operasional, dan mengurangi risiko kebocoran maupun fraud,” kata Gunawan, Co-Founder & CEO ESB, dalam jumpa pers di Medan, Kamis (15/1/2026).

Selain menghadirkan teknologi, ESB juga menempuh pendekatan kolaboratif melalui kerja sama dengan komunitas lokal, termasuk Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Medan. Sejumlah kegiatan diskusi dan kopi darat, seperti Kopdar Racik Bisnis F&B, digelar untuk memberikan edukasi, studi kasus, serta berbagi pengalaman dari praktisi industri.

Acara tersebut menghadirkan narasumber di antaranya Agung Haryadi (F&B Educator & Management Consultant), Edwin Djaja (Regional Sales Lead ESB), dan Elisa Emegina Tarigan (Owner El’s Pizzeria). Diskusi berfokus pada pengelolaan operasional bisnis yang lebih sistematis dan terukur.

Ketua TDA Medan Chairil F. Siregar menilai sistem yang mudah diterapkan dapat membantu pengusaha lebih fokus pada pengembangan usaha. “Banyak pengusaha kuliner sibuk mengurus dapur, karyawan, dan pelanggan. Hal-hal kecil seperti selisih pencatatan atau alur kerja yang kurang rapi sering terlewat. Pendampingan dan solusi digital yang mudah diterapkan sangat membantu agar usaha tetap berjalan lancar,” ujarnya.

ESB menyebut ekosistem solusinya mencakup ESB Point of Sales (POS) untuk kasir digital, ESB Order untuk pengelolaan pesanan online, ESB Core sebagai sistem ERP untuk manajemen operasional dan keuangan, serta OLIN yang disebut sebagai asisten AI di industri kuliner Indonesia untuk membantu pengambilan keputusan berbasis data, meningkatkan efisiensi, dan mendeteksi potensi fraud secara otomatis.

Melalui kombinasi teknologi, edukasi, dan kolaborasi, ESB menyatakan komitmennya mendampingi pelaku usaha kuliner di Medan dan Sumatera agar membangun bisnis yang lebih kuat, transparan, dan berkelanjutan. Upaya ini menegaskan transformasi digital dipandang sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan industri kuliner yang sehat dan berdaya saing.