BERITA TERKINI
Enam Tren Meja Dapur yang Mulai Ditinggalkan Menjelang 2026, Desain Bergeser ke Material Natural

Enam Tren Meja Dapur yang Mulai Ditinggalkan Menjelang 2026, Desain Bergeser ke Material Natural

Tren meja dapur menjelang 2026 bergerak ke arah tampilan yang lebih kalem dan natural. Gaya yang terlalu mengilap, warna ekstrem, hingga detail yang ramai perlahan mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya, material bernuansa alami, palet warna hangat, serta desain yang nyaman untuk aktivitas harian semakin banyak dipilih.

Perubahan ini dinilai relevan bagi pemilik rumah di Indonesia yang sedang membangun atau merenovasi dapur. Meja dapur tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual, tetapi juga perlu tahan dipakai, mudah dibersihkan, dan sesuai dengan kebiasaan memasak di rumah.

Mengutip The Spruce, sejumlah desainer interior melihat beberapa gaya countertop mulai kehilangan pamornya memasuki 2026. “Arah desain justru bergerak menuju warna yang lebih tenang dan nuansa yang terinspirasi dari alam,” tulis The Spruce.

1. Meja dapur laminasi mulai dipertimbangkan ulang

Laminasi masih dikenal unggul dari sisi harga dan beragam pilihan motif. Namun, material ini mulai ditinjau ulang untuk dapur yang digunakan secara intensif. Dalam kondisi tertentu, permukaannya berpotensi lebih mudah rusak, seperti terkelupas atau berubah bentuk. Karena itu, pemilik rumah disarankan tidak hanya mempertimbangkan biaya awal, tetapi juga frekuensi penggunaan dapur.

2. Permukaan terlalu mengilap kian kurang diminati

Countertop dengan efek glossy kerap memberi kesan bersih dan modern. Namun, noda, sidik jari, dan goresan biasanya lebih mudah terlihat pada permukaan mengilap. Finishing matte atau honed kemudian menjadi alternatif yang lebih banyak dilirik karena memberi kesan hangat dan tidak terlalu menonjolkan bekas pemakaian sehari-hari.

3. Meja dapur berubin dinilai kurang praktis

Meja dapur dengan ubin memiliki karakter visual tersendiri, tetapi bagian nat dapat menjadi tantangan dalam perawatan. Sisa makanan atau kotoran berisiko menumpuk di celah jika tidak rutin dibersihkan. Untuk dapur yang sering dipakai memasak, permukaan dengan sambungan lebih sedikit dipandang lebih praktis.

4. Batu rekayasa bersaing dengan material yang tampak lebih alami

Batu rekayasa masih digunakan, tetapi tren 2026 menunjukkan ketertarikan yang meningkat pada material dengan tampilan lebih natural. Motif batu yang tidak terlalu seragam justru dianggap memberi karakter. Warna seperti krem, beige, taupe, dan pasir juga dinilai selaras dengan konsep interior yang hangat dan tidak kaku.

5. Warna sangat cerah mulai dikurangi

Warna mencolok seperti biru elektrik atau hijau neon dapat menjadi pusat perhatian, tetapi berpotensi terasa terlalu dominan jika diterapkan pada meja dapur. Palet natural kini lebih banyak dipilih karena lebih mudah dipadukan dengan kabinet, lantai, maupun dinding. Jika tetap ingin menghadirkan warna berani, aksen dapat ditempatkan pada elemen yang lebih mudah diganti.

6. Tepi meja yang terlalu dekoratif mulai bergeser

Profil tepi countertop yang rumit dan identik dengan desain era 1990-an hingga awal 2000-an juga mulai ditinggalkan. Model yang lebih sederhana dinilai lebih fleksibel untuk berbagai gaya interior. Meski begitu, detail dekoratif tidak sepenuhnya hilang. Profil melengkung dan ogee disebut kembali muncul dalam beberapa tren, tetapi digunakan lebih proporsional agar tidak terlihat kuno.

Pilihan yang dinilai lebih relevan untuk 2026

Bagi yang sedang merancang dapur, mengikuti semua tren sekaligus bukan keharusan. Sejumlah pertimbangan yang dapat digunakan antara lain memilih warna krem, beige, taupe, atau pasir untuk menciptakan suasana hangat; menggunakan finishing matte atau honed agar tampilan lebih lembut; serta mencari motif batu yang berkarakter alami tanpa terlihat terlalu ramai.

Pemilik rumah juga disarankan menyesuaikan material dengan intensitas memasak dan kemampuan perawatan, serta mempertimbangkan warna kabinet, lantai, dinding, dan pencahayaan sebelum menentukan pilihan countertop.

Arah desain meja dapur di Indonesia

Tren meja dapur 2026 pada dasarnya bukan dorongan untuk mengganti countertop yang masih layak. Tren dapat dijadikan referensi saat membangun atau memperbarui dapur. Di Indonesia, dapur juga semakin sering dirancang sebagai bagian dari area berkumpul keluarga, sehingga tampilan yang nyaman, hangat, dan tetap fungsional menjadi semakin penting.

Pada akhirnya, meja dapur yang tepat tidak selalu yang paling populer. Material yang tahan digunakan, mudah dirawat, sesuai anggaran, dan cocok dengan karakter rumah dinilai lebih masuk akal untuk kebutuhan jangka panjang.