BERITA TERKINI
Enam Kawasan Street Food Bandung yang Ramai Dikunjungi, dari Lengkong hingga Cibadak

Enam Kawasan Street Food Bandung yang Ramai Dikunjungi, dari Lengkong hingga Cibadak

Bandung dikenal tidak hanya lewat keindahan alam, tetapi juga ragam wisata kulinernya. Salah satu aktivitas yang kerap dicari wisatawan adalah berburu street food, terutama pada malam hari. Sejumlah kawasan di kota ini menawarkan pilihan jajanan yang beragam, dengan jam operasional yang umumnya berlangsung hingga tengah malam.

Berikut enam kawasan street food di Bandung yang populer untuk dikunjungi, beserta lokasi dan jam bukanya.

1. Lengkong Night Street Food
Kawasan kuliner malam ini berada di Jalan Lengkong Kecil. Area ini menjadi tujuan banyak orang yang ingin menikmati suasana kuliner malam dengan pilihan makanan yang beragam, dari camilan hingga menu berat. Pengunjung juga dapat menemukan area makan yang luas serta live music yang kerap memeriahkan suasana.

Lokasi: Jalan Lengkong Kecil
Jam buka: setiap hari, 18.00–00.00 WIB

2. Kawasan Dipatiukur
Area sekitar Jalan Dipati Ukur (DU) dikenal sebagai tempat berkumpul mahasiswa karena berada di sekitar sejumlah kampus, termasuk Universitas Padjadjaran (Unpad). Pilihan kuliner di kawasan ini kerap dikaitkan dengan selera anak muda, dengan opsi jajanan yang dinilai terjangkau. Salah satu yang disebut menonjol adalah dimsum.

Lokasi: sekitar Jalan Dipati Ukur
Jam buka: setiap hari, 18.30–00.00 WIB

3. Braga Culinary Night
Braga Culinary Night disebut sebagai salah satu awal populerisasi istilah “culinary night” di Bandung. Kegiatan ini pertama kali diinisiasi pada 2013 oleh Wali Kota Bandung saat itu, Ridwan Kamil. Berlokasi di Jalan Braga yang identik dengan arsitektur klasik, kawasan ini menawarkan pilihan jajanan tradisional maupun modern dan ramai terutama pada malam Minggu. Di sepanjang Jalan Braga juga terdapat banyak kafe, restoran, dan warung, termasuk sejumlah restoran bersejarah seperti Canary Bakery and Cake, Sumber Hidangan, dan Braga Permai.

Lokasi: Jl. Braga No. 99–101
Jam buka: setiap hari, 18.00–00.00 WIB

4. Paskal Food Market
Paskal Food Market menawarkan ratusan kedai makan dengan lebih dari 1.000 jenis menu. Lokasinya berada di belakang Mall 23 Paskal dan dikenal memiliki suasana yang nyaman untuk bersantap. Beberapa menu yang direkomendasikan dalam daftar antara lain BBQ Mountain Burger (Rp25 ribu–Rp79 ribu per porsi), Mie Rica Kejaksaan (Rp26 ribu–Rp30 ribu per porsi), Iga Bakar si Jangkung (mulai Rp45 ribu per porsi), serta Ayam Betutu Gilimanuk (Rp50 ribu–Rp156 ribu per porsi).

Lokasi: belakang Mall 23 Paskal
Jam buka: setiap hari, 11.00–00.00 WIB

5. Gegerkalong
Kawasan Gegerkalong dikenal sebagai area jajanan yang banyak dikunjungi pelajar dan mahasiswa karena berada di sekitar sejumlah sekolah dan kampus, termasuk UPI Bandung. Karena banyaknya pengunjung dari kalangan pelajar, jajanan di area ini disebut cenderung ramah di kantong.

Lokasi: sekitar Gegerkalong
Jam buka: setiap hari, 18.00–00.00 WIB

6. Cibadak Culinary Night
Cibadak Culinary Night berada di kawasan Jalan Cibadak, Astana Anyar, dan kerap disebut sebagai “Pecinan” versi Bandung. Jam operasionalnya relatif panjang, sehingga pengunjung dapat menikmati kuliner dari pagi hingga dini hari. Kawasan ini menawarkan beragam hidangan yang terinspirasi kebudayaan Tiongkok. Namun, sebagian besar makanan disebut non-halal, sehingga pengunjung disarankan menanyakan status kehalalan sebelum membeli. Di sisi lain, tersedia pula stan yang menawarkan pilihan makanan halal.

Lokasi: Jalan Cibadak No. 50–155, Astana Anyar
Jam buka: setiap hari, 07.00–02.00 WIB

Dengan ragam pilihan kawasan dan jam buka yang panjang, wisata kuliner street food di Bandung dapat menjadi agenda yang fleksibel, baik untuk pencinta jajanan malam maupun yang ingin menikmati kuliner sejak pagi.